Parenting

Pilih Mana: Botol Kaca atau Kantong ASI?

Bagi ibu yang memiliki bayi, bisa memproduksi ASI dan memberikan ASI kepada bayi merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Seorang ibu memang disarankan untuk memberikan ASI kepada bayi hingga bayi berumur minimal 2 tahun. Namun, banyak ibu yang juga memiliki aktivitas di luar rumah sehingga harus memberikan ASI perah kepada buah hatinya. Terdapat berbagai tempat untuk menyimpan ASI perah ini, di antaranya yaitu botol kaca dan kantong ASI. Bagi ibu yang baru memiliki anak mungkin akan bingung untuk memilih tempat ASI yang tepat, apakah botol kaca atau kantong ASI?

Sesuai dengan namanya, botol kaca merupakan sebuah botol yang terbuat dari bahan kaca yang berfungsi sebagai tempat menyimpan ASI. Sedangkan kantong ASI juga merupakan tempat menyimpan ASI, namun berbahan dasar plastik. Jika dilihat sepintas Anda mungkin akan memilih kantong ASI karena tidak mudah pecah. Dilansir dari Kompas.com bayi yang menyusui akan diberi ASI 8-12 kali dalam 24 jam. Karena hal inilah ibu menyusui yang memiliki aktivitas lain memerlukan tempat penyimpanan ASI.

Baca juga Pilih Mana: Susu Almond atau Susu Kedelai? 

Botol Kaca ASI

Botol kaca ASI merupakan salah satu tempat penyimpanan ASI yang digemari oleh ibu-ibu. Banyak yang menyukai botol kaca ini karena dapat dipakai ulang, sehingga lebih hemat. Selain itu, botol kaca juga dianggap sebagai tempat yang aman untuk menyimpan ASI karena steril dan rapat.

Kelebihan Botol Kaca ASI

Berikut kelebihan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan botol kaca ASI:

  • Hemat

Sebagai sebuah tempat penyimpanan ASI yang terbuat dari bahan kaca dan berbentuk botol. Botol kaca ASI dapat Anda pakai berulang-ulang. Untuk mencuci botol kaca ASI ini Anda harus menggunakan sabun khusus pencuci perlangkapan bayi. Dengan menggunakan botol kaca ini juga berarti Anda membiasakan diri untuk go green dengan memakai barang yang bisa dipakai ulang.

  • Menggunakan Bahan Kaca

Kelebihan lainnya yang dimiliki botol kaca ASI adalah bahannya yang terbuat dari kaca. Anda dapat dengan mudah membersihkan lemak yang menempel di botol. Botol kaca ini ini juga mudah untuk disterilkan dengan cara direbus atau sterilisasi menggunakan alat steril listrik.

  • Memiliki Tutup Karet

Botol kaca ASI disertai dengan adanya tutup botol yang berupa karet. Dengan adanya tutup karet ini, ASI akan kedap udara. Dengan demikian, kualitas ASI menjadi lebih baik.

  • Lebih Kuat

Botol kaca ASI lebih kuat untuk menyimpan ASI. Dengan menggunakan botol kaca ini, ASI dapat tersimpan dengan aman dan tidak perlu khawatir terjadi kebocoran.

Kekurangan Botol Kaca ASI

Selain memiliki kelebihan, botol kaca ASI juga memiliki kekurangan. Kekurangan botol kaca ASI akan dijelaskan sebagai berikut:

  • Mudah Pecah

Salah satu kelemahan botol yang berbahan kaca adalah mudah pecah. Karena hal ini, Anda perlu berhati-hati saat mengambil atau pada saat mencuci botol kaca ini. Anda juga perlu memerhatikan kondisi tangan Anda apakah licin atau tidak pada saat akan memegang botol kaca. Intinya, utamakan kehati-hatian dalam menggunakan botol kaca ini.

  • Memakan Tempat

Botol kaca ASI ini memiliki ukuran yang akan banyak memakan tempat. Baik botol yang telah terisi ataupun belum terisi akan tetap membutuhkan tempat yang cukup besar. Jika Anda memiliki lemari es atau ruangan yang tidak cukup besar, Anda akan kebingungan untuk meletakkan botol-botol kaca ini.

  • Proses Cair yang Lama

Saat akan mencairkan ASI, Anda akan membutuhkan waktu yang cukup banyak. Hal ini dikarenakan susu yang telah membeku sulit sekali cair ketika dimasukkan ke dalam botol kaca ini. Anda juga perlu merendam botol kaca ini ke dalam air hangat. Cara seperti ini pun tetap membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni lebih dari 15 menit.

  • Proses Pembersihan yang Panjang

Botol kaca ini memang bisa dipakai ulang dengan cara dibersihkan dan steril. Namun, proses pembersihan botol kaca ini terbilang cukup lama. Pertama, Anda harus mencucinya sampai bersih. Kemudian, Anda harus memasukkannya ke mesin steril dan mengeringkannya dengan lap yang steril. Selanjutnya, Anda juga tetap perlu menutup dan menyimpan botol kaca ini pada tempat yang kering dan tidak berbau.

  • Berat

Karena terbuat dari bahan kaca, botol kaca ini terbilang berat meskipun kosong. Dengan memiliki berat yang seperti ini, Anda akan kesulitan untuk membawa botol-botol kaca ini ke mana-mana.

Kelebihan Botol Kaca ASIKekurangan Botol Kaca ASI
- Dapat dipakai ulang- Mudah pecah
- Lebih rapat dan tidak mudah tumpah- Proses pembersihan yang panjang
- Lebih hemat - Memakan tempat

Kantong ASI

Kantong ASI memiliki fungsi yang sama seperti botol kaca ASI, yaitu sebagai tempat menyimpan ASI. Kantong ASI biasanya akan menjadi pilihan ibu-ibu yang memiliki ruang atau tempat yang tidak terlalu besar.

Kelebihan Kantong ASI

Berikut akan dijelaskan kelebihan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan kantong ASI:

  • Hemat Tempat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kantong ASI lebih fleksibel dan tidak memakan tempat. Jika belum dipakai kantong ASI ini dapat disimpan di dalam kardus kecil. Sedangkan jika telah berisi ASI, kantong ASI ini dapat disusun dengan rapi dan tidak terlalu memakan tempat. Karena kantong ASI ini bisa ditumpuk di dalam kulkas atau lemari es, Anda tidak perlu repot-repot untuk membeli kulkas baru khusus untuk menyimpan ASI.

  • Mudah Cair

Dibandingkan dengan botol kaca, proses pencairan ASI pada kantong ASI terbilang lebih mudah. Anda hanya perlu mengeluarkan ASI dari freezer dan mendiamkannya semalaman.

  • Steril

Kantong ASI sudah dipastikan steril, jadi Anda tidak perlu membersihkannya lagi pada saat akan menggunakan kantong ASI ini. Selain itu, Anda juga dapat menutup atau sealing kantong ASI ini dengan teliti agar tidak bocor.

  • Mudah Dibawa

Kelebihan lain yang dimiliki kantong ASI ini adalah mudah dibawa ke mana-mana karena ukurannya yang fleksibel, tidak terlalu berat dan tidak akan pecah. Anda dapat dengan mudah meletakkan kantong ASI ini di mana saja.

Kekurangan kantong ASI

Selain memiliki kelebihan, kantong ASI juga terdapat beberapa kekurangan. Kekurangan tersebut yaitu sebagai berikut:

  • Boros

Kantong ASI merupakan tempat penyimpanan ASI yang hanya bisa dipakai satu kali. Karena itulah Anda harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk menggunakan kantong ASI ini. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa cukup repot dalam menggunakan kantong ASI ini karena dari botol pumping harus dipindahkan ke plastik, dan dipindahkan ke botol lagi untuk dihangatkan.

  • ASI Masih Menempel di Kantong

Kekurangan lain yang dimiliki oleh kantong ASI ini adalah ASI suka menempel dan tidak terpakai semua. Hal ini bisa jadi disebabkan karena ASI tidak benar-benar cair. Karena itulah, Anda harus benar-benar mencairkan ASI sehingga dapat tertuang semua.

Kelebihan Kantong ASIKekurangan Kantong ASI
- Tidak memakan banyak tempat dan mudah dibawa- Membutuhkan biaya yang cukup banyak
- Mudah untuk dicairkan- ASI suka menempel di kantong
- Steril karena hanya sekali pakai- Repot pada saat memindahkan ke botol

Pilih Mana: Botol Kaca atau Kantong ASI?

Di atas telah dijelaskan perbedaan antara botol kaca dan kantong ASI. Anda dapat memilih mana tempat yang cocok untuk digunakan. Tabel berikut telah merangkum perbedaan antara botol kaca dan kantong ASI:

Botol Kaca ASIKantong ASI
- Terbuat dari kaca- Terbuat dari kantong atau plastik
- Dapat dipakai ulang- Sekali pakai
- Bisa pecah- Bisa bocor jika tidak teliti melakukan sealing

Kesimpulan

Dari kelebihan dan kekurangan botol kaca dan kantong ASI yang telah dipaparkan di atas, dapat Anda lihat bahwa kantong ASI memiliki kelebihan yang lebih banyak dibandingkan dengan botol kaca. Jadi, Anda dapat menggunakan kantong ASI ini sebagai tempat penyimpanan ASI.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Botol Kaca vs Kantong ASI

VS

Leave a Reply