Pilih Mana: Kalsiboard atau GRC?

Dalam dunia konstruksi dan desain interior, pemilihan bahan bangunan menjadi hal yang sangat krusial. Dua bahan yang sering menjadi pilihan utama adalah Kalsiboard dan GRC.

Kedua bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta karakteristik yang dapat mempengaruhi hasil akhir dari proyek konstruksi atau desain interior. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbandingan antara Kalsiboard dan GRC, membahas keunggulan dan kelemahan keduanya. Simak lebih lanjut artikel berikut!

Kalsiboard

Kalsiboard merupakan material bangunan yang terbuat dari campuran semen, pasir silica, dan serat selulosa. Kemudian bahan-bahan tersebut diproses sedemikian rupa, kemudian dikeringkan dengan memakai tekanan dan temperatur yang amat tinggi. Perihal inilah yang membuat kalsiboard bersifat aman untuk kesehatan dan ramah terhadap lingkungan.

Kalsiboard tersedia dalam berbagai pilihan ukuran dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda dan ditujukan untuk keperluan tertentu. Di antaranya kalsiboard berukuran 3 mm untuk plafon, kalsiboard berketebalan 8 mm untuk partisi interior, kalsiboard setebal 10 mm untuk dinding luar, kalsiboard berukuran 20 mm untuk lantai, dan lain sebagainya.

Kalsiboard memiliki kekuatan serta elastisitas yang baik. Tidak cuma sebagai plafon yang datar, kalsiboard juga bisa digunakan untuk membuat plafon yang melengkung. Artinya, kalsiboard bisa dipakai untuk menciptakan plafon dengan berbagai bentuk tanpa mengurangi kekuatannya.

Kalsiboard juga merupakan bahan bangunan yang anti rayap, anti lapuk, dan anti karat. Kalaupun memunculkan noda air di plafon kalsiboard, perbaikannya cukup dilakukan dengan meng-ampelas kemudian mengecat nya kembali.

Kelebihan Kalsiboard

Aman untuk kesehatan

Kelebihan pertama yang melekat pada kalsiboard yaitu bahwa material ini amat aman untuk kesehatan. Kalsiboard memiliki nol persen asbes. Perlu diketahui, asbes merupakan salah satu penyebab kanker paru-paru. Tanpa terdapatnya kandungan asbes juga membuat kalsiboard tidak mudah patah.

Pemasangannya mudah dan cepat

Satu dari sekian banyak ragam kalsiboard yaitu kalsiboard recessed. Kalsiboard ini mempunyai bagian pinggiran yang lebih tipis sehingga mempermudah dalam penyambungannya. Hasilnya permukaan sambungan sama rata dengan permukaan lembaran. Bahkan tanpa pemakaian kompon pun kalsiboard-kalsiboard itu sudah tersambung dengan kokoh.

Usia pakai yang lama

Pada dasarnya, kalsiboard juga memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Plafon ini sanggup bertahan sampai puluhan tahun tanpa mengalami kerusakan yang berarti. Oleh sebab itu, harganya yang sedikit mahal sudah tertutup oleh usia pakainya yang lama.

Kekurangan Kalsiboard

Tingkat kembang susunnya tinggi

Kekurangan pertama dari kalsiboard yakni mempunyai tingkat kembang surut yang tinggi. Ukuran kalsiboard akan meningkat saat musim penghujan sebab strukturnya mengembang. Sebaliknya pada musim kemarau, ukurannya akan berkurang akibat strukturnya menyusut.

Harga yang tinggi

Dibandingkan dengan beberapa jenis material bangunan lainnya Kalsiboard memiliki harga yang cukup mahal. Hal ini sudah pasti karena material nya yang kuat dan beberapa kelebihan yang dimilikinya, jadi sudah wajar jika memiliki harga yang tinggi.

Kurang baik dalam menyaring suara

Kekurangan yang terakhir dari Kalsiboard adalah kurang baiknya dalam menyaring suara dari luar, sehingga suara dari luar atau sebelah ruangan masih terdengar keras. Namun jangan khawatir, kamu bisa memakai tambahan glass wool sebagai peredam.

GRC

Glass fiber Reinforced Cement atau yang biasa disebut dengan GRC adalah plafon yang terbuat dari campuran serat dan semen. Bila dilihat, plafon GRC mempunyai bahan dasar yang mirip dengan beton, namun lebih ringan.

Bila beton mempunyai tulang baja di dalamnya, plafon GRC memakai serat glass fiber sebagai penguatnya. Kadang ada yang menyamakan plafon GRC dengan plafon gypsum, tetapi sesungguhnya keduanya berbeda.

Plafon GRC cenderung lebih tahan air. Kamu dapat menggunakan plafon GRC untuk dipasang sebagai langit-langit ruangan yang basah atau beresiko mempunyai kelembaban yang tinggi. Misalnya saja kamu dapat memakai plafon GRC untuk langit-langit dapur yang tiap harinya mungkin akan terkena uap panas.

Tidak hanya itu, ruangan yang benar-benar basah seperti kamar mandi juga dapat kamu pilihkan plafon GRC sebagai material atapnya. Teras atau ruang semi- outdoor lainnya yang mungkin terkena cipratan air hujan.

Kelebihan GRC

Bisa dibentuk sesuai keinginan

Plafon GRC mudah dibangun sebab sifat materialnya yang luwes dan dapat mengikuti bentuk-bentuk melengkung tertentu. Sebab adanya campuran glass fiber, plafon GRC jadi tidak getas. Ini menjadikan kamu bisa lebih leluasa membuat bentuk plafon GRC yang sesuai dengan konsep yang kamu mau.

Gampang dipasang

Karena permukaannya yang sudah rata, ketika akan diberi warna lewat proses pengecatan, plafon GRC tidak perlu melalui proses plamir alias proses meratakan permukaan yang akan dicat, tidak butuh waktu lama saat proses pemasangannya. Beratnya juga tergolong enteng. Bayangkan, per m perseginya, plafon ini cuma berbobot 18 kg saja.

Harga murah

Salah satu pertimbangan yang pastinya tidak akan kamu lewatkan saat memilih material plafon yakni harga. Nah, untuk masalah harga, plafon GRC tidak begitu mahal. Tiap ukuran 1,2 x 2,4 m dengan ketebalan 4 mm, material plafon GRC dijual sekitar 57 ribu sampai 58 ribu rupiah saja.

Kekurangan GRC

Pembuatan GRC harus melalui pabrik

Tanpa adanya ahli yang handal dalam membuat plafon GRC, maka akan sulit untuk menciptakan plafon GRC yang berkualitas.

Pemasangan GRC membutuhkan waktu yang lama

Kekurangan lainnya yang dimiliki plafon GRC adalah membutuhkan waktu yang lama untuk pemasangannya. Plafon GRC dibuat dari campuran serat dan semen dengan ukuran yang tebal. Karena hal ini lah waktu pembuatan atau pemasangan plafon GRC lebih lama daripada plafon pada umumnya.

Tidak semua tempat menyediakan GRC

Beberapa tempat di Indonesia sendiri masih belum menyediakan plafon GRC karena keterbatasan material dan bahan-bahan dalam membuat plafon GRC tersebut.

Tips Merawat plafon

Kenali jenis plafon rumah

Tahap pertama yang dilakukan ketika akan membersihkan plafon rumah yaitu dengan mengetahui terlebih dulu jenis atau material plafon yang dipakai di rumah. Perlu diketahui kalau tiap jenis material plafon terkadang mempunyai perawatan yang berbeda. Kamu perlu mengetahui perawatan apa saja yang baik dilakukan pada jenis material yang dipilih. Agar kesalahan-kesalahan tidak diinginkan bisa terhindari dan plafon tidak gampang rusak.

Memulai dengan kotoran ringan

Bukan hanya terdapat jenis plafon, tetapi juga terdapat jenis-jenis kotoran mulai dari kotoran yang ringan dibersihkan dan kotoran yang sulit dibersihkan. Selalu memulai pekerjaan membersihkan dengan kotoran-kotoran yang ringan dan gampang dihilangkan seperti debu yang melekat atau pun sarang laba-laba.

Memakai alat pembersih

Untuk membersihkan plafon yang jaraknya sekitar 2,5 m sampai 3 m dari lantai, kamu membutuhkan bantuan alat pembersih. Kamu bisa menggunakan gagang sapu yang banyak ditemui dipasaran. Tidak hanya itu, sediakan juga lap serta seutas tali rafia dan beberapa karet dan kamu bisa rangkai sedemikian rupa menjadi alat pembersih.

Memakai alat tambahan

Dalam beberapa kasus, membersihkan langit-langit rumah dengan memakai gagang sapu itu tidak begitu efektif. Terlebih bila ternyata plafon sudah berjamur atau pun terkena kotoran hewan. Untuk itu, kamu bisa memakai alat-alat seperti kape scrap dan amplas untuk membersihkannya.

Mengecat ulang plafon

Jika semua metode pembersihan masih susah untuk menghilangkan kotoran pada plafon, maka solusi terakhir adalah mengecat ulang plafon. Pastikan warna cat sesuai dengan warna cat rumah elegan yang sebelumnya dipakai. Lakukan tahap-tahap pengecatan plafon dengan seksama dan hati- hati agar tidak terjadi kesalahan lainnya.

Perbandingan Kalsiboard dan GRC

Kalsiboard GRC
Kelebihan- Aman untuk kesehatan
- Pemasangannya mudah dan cepat
- Usia pakai yang lama
- Bisa dibentuk sesuai keinginan
- Gampang dipasang
- Harga murah
Kekurangan- Tingkat kembang susunnya tinggi
- Harga yang tinggi
- Kurang baik dalam menyaring suara
- Pembuatan GRC harus melalui pabrik
- Pemasangan GRC membutuhkan waktu yang lama
- Tidak semua tempat menyediakan GRC
Beli online
Harga Termurah

Kesimpulan

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari kedua material ini, pemilihan antara Kalsiboard dan GRC sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan spesifik proyek konstruksi atau desain interior. Keamanan, kemudahan pemasangan, ketahanan terhadap lingkungan, dan budget yang tersedia menjadi faktor kunci dalam menentukan material yang paling sesuai. Semoga bermanfaat!

Anda Pilih Kalsiboard atau GRC?

Vote sekarang untuk melihat hasil polling selera netizen!