HomeMasak

Pilih Mana: Kompor Tanam atau Freestanding

Apakah kalian sedang bingung untuk memilih antara kompor tanam atau freestanding? 2 jenis kompor yang saat ini sedang populer ini tidak jarang menjadi pilihan yang membingungkan bagi kebanyakan orang. Krena kedua kompor ini menawarkan beberapa fitur yang menggiurkan yang tentunya memudahkan dalam hal memasak.

Jangan khawatir! Bagi kalian yang bingung, Selera.id kali ini akan membandingkan antara kompor tanam atau freestanding dan melihat sisi kelebihan dan kekurangannya agar bisa menjadi pertimbangan kalian untuk memilih kompor terbaik yang kalian butuhkan. Stay tune!

Kompor Tanam atau Freestanding

Kompor Tanam

Kompor tanam merupakan adalah kompor yang jenis pemasangannya harus ditanam di atas meja. Kompor ini bekerja srupa dengan kompor permanen pada dapur tidak bisa untuk digerakkan. Kompor tanam ini dipasang dengan cara memotong sebagian tempat untuk memasang kompor ini atau biasa diu sebut dengan hob.

Setelah terpasang, Akan terlihat permukaan atas dengan tungkunya di atas, bagian seperti pipa gas dan yang lainnya tersembunyikan di meja. Kompor jenis ini terlihat sangat indah dan elegan di dapur karena seperti tidak memakan tempat, sangatlah cocok untuk dapur dengan tipe modern. Baca juga Pilih Mana: Kompor Gas atau Kompor Listrik?

Terdapat berbagai macam jenis model kompor tanam dimulai dari 1 burner, 2 burner sampai dengan 5 burner.

Fitur yang tersedia di setiap model pun cukup beragam dimulai dengan adanya pengamanan, fungsi memasak khusus, tipe pemanasan yang berbeda. Juga terdapat berbagai macam cara pembakaran dimulai dengan menggunakan gas, elektrik dan induksi. Tergantung dari kebutuhan memasak, cara pemanasan ini juga berpengaruh pada makanan yang ingin dimasak.

Jenis Kompor Tanam Gas:

1. Kompor Tanam Gas
Menggunakan bahan gas LPG sebagai bahan bakar untuk menyalakan api saat memasak, kompor gas merupakan jenis kompor yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Namun, penggunaan kompor tanam dengan bahan bakar gas perlu diperhatikan agar hunian aman dari potensi kebakaran.

2. Kompor Tanam Listrik
Ada juga jenis kompor tanam yang memanfaatkan listrik sebagai sumber panas. Mengenai cara kerjanya, aliran listrik akan dihantarkan melalui kabel nichrome menuju gulungan besi yang terdapat pada bagian atas kompor listrik untuk menghasilkan panas.

3. Kompor Tanam Induksi
Kompor induksi menggunakan medan elektromagnetik untuk mendistribusikan panas pada peralatan masak eperti panci ataupun wajan. Jenis kompor induksi menawarkan pengoperasian yang sangat aman karena bagian kompor tidak mengalami panas saat digunakan.

Rekomendasi Kompor TanamHarga per November 2019
Electrolux EGG-7627EKRp1.700.000
Rinnai RB-72SV (GB)Rp1.700.000
Modena BH-0325 LISCIORp1.400.000

Kompor Tanam atau Freestanding

Kelebihan Kompor Tanam

  • Menghemat tempat
    Jika dibandingankan dengan kompor freestanding dan kompr biasa yang  membutuhkan banyak tempat, kompor jenis tanam ini sangatlah cocok untuk diletakkan pada jenis dapur yang cenderung lebih kecil.
  • Desain yang mewah untuk desain dapur yang modern
    Kelebihan utama jenis kompor tanam ini menjadi terkenal adalah karena desain mereka yang seperti menyatu pada dapur. Menciptakan kesan yang modern dan elegan pada dapur. Jenis dapur modern sangatlah cocok untuk menggunakan kompor jenis ini.
  • Dilengkapi banyak fitur unggul
    Kompor tanam juga dibekali dengan banyak fitur unggul untuk memudahkan saat memasak. Pertama, fitur timer yang dapat diatur agar kompor tanam mati secara otomatis dan menghindari masakan yang kematangan. Kedua, terdapat fitur alarm yang berbunyi ketika masakan sudah dianggap matang. Terakhir, fitur keamanan memastikan bahwa kompor mati secara otomatis ketika sudah mencapai suhu panas tertentu.

Kekurangan Kompor Tanam

  • Memiliki limitasi fungsi
    Meski memiliki fungsi sebagai kompor, namun tidak terdapat fitur sebagai oven sehingga fungsi kompor ini sangatlah terbatas apabila dibandingkan kompor jenis freestanding. Salah satu hal yang tidak bisa dimasak diatas kompor tanam adalah kue yang didalam oven. Itu disebabkan karena bentuk oven dengan permukaan kompor yang tidak sesuai.
  • Desain yang tertinggal
    Meskipun kompor tanam sudah memiliki desain yang indah, namun apabila dibandingkan dengan kompor jenis freestanding, kompor tanam bisa terbilang lebih tradisional.
  • Pemasangan kompor cukup sulit
    Pemasangan jenis kompor tanam ini cukup sulit karena ditanamkan pada meja dapur yang terbilang cukup sulit dan tak sebentar untuk pemasangan gas kembali (untuk kompor tanam gas) . Biasanya membutuhkan pihak professional untuk pemasangannya.

Kompor Freestanding

Kompor freestanding merupakan kompor yang dapat segera ditaruh diatas lantai pada dapur anda. Kompor freestanding biasanya mengkombinasikan oven dengan kompor itu sendiri dalam 1 unit. Mereka bisa dengan mudah dimasukkan ke dalam suatu ruangan dalam dapur. Kompor freestanding memiliki fungsi yang lebih banyak dan memiliki desain yang lebih tradisional. Namun dapat digunakan dalam berbagai jenis dapur dan tetap terlihat indah.

Kompor Freestanding ini biasanya didesain lengkap dari kompor gas dan oven.

Kompor freestanding memang cukup menyita tempat, Tetapi jika kalian memiliki ruangan dapur yang luas, kompor ini akan sangat bermanfaat untuk memasak beberapa menu sekaligus sambil memanggang kue. Kalian dapat membeli kompor jenis ini di beberapa toko peralatan rumah tangga seperti di Acehardware.

Satu perangkat kompor jenis ini dilengkapi dengan tambahan oven gas ini memiliki fungsi lebih. Kinerja multifungsi yang dapat digunakan untuk memanggang dan mengolah makanan layaknya kompor modern lainnya. Bahkan sudah ada tempat untuk tabung gasnya. Jadi lebih aman dan nyaman dari gangguan luar.

Kompor Tanam atau Freestanding

Dari keistimewaan tersebut, diketahui adanya sisi mewah dan multifungsi dari jenis kompor freestanding ini. Bukan berarti bahwa harga kompor gas freestanding itu mahal, akan tetapi sebanding. Dengan spesifikasi yang dimiliki. Harga kompor gas berdiri murah pun ada. Disesuaikan saja dengan kebutuhan dan harus pintar-pintar memilih ya!

Tips Memilih Kompor Freestanding

1. Dari segi spesifikasi
Melihat spesifikasi menjadi hal yang penting sebelum memutuskan untuk membeli kompor freestanding yang mana. Misalnya dari segi material bodi yang bisa kamu jadikan pilihan. Kompor berbodi stainless steel ini memiliki empat gas burners, yaitu large burner, medium burner, small burner, dan grill burner.

2. Penggunaan yang mudah
Kompor jenis inimemberikan kemudahan dalam pengoperasian dan pemasangan. Dengan menawarkan berbagai kecanggihan fitur dalam memasak, integrasi antara kompor dan oven freestanding cooker Modena akan memberikan kemudahan dalam penggunaan karena lebih praktis.

Kompor Freestanding ini tidak tertanam dalam peralatan dapur lainnya, jadi lebih mudah untuk dipasang. Selain itu, desainnya yang elegan juga membuat dapur kamu terlihat lebih indah dan memiliki nilai estetika tinggi.

3. Lebih aman
Kompor jenis freestanding  ini bisa memberikan perlindungan terhadap gas bocor karena sudah memiliki fitur menutup gas bila ada kejadian tak terduga. Fitur ini akan memastikan tidak ada gas yang mengalir keluar.

Rekomendasi Kompor FreestandingHarga per November 2019
Modena Prima FC 7943 W Free Standing Cooker Rp 9.000.000
Mivia by Diamante Nevada 54B Rp 3.000.000
TEKA FS66F 4G Rp 8.500.000

Kelebihan Kompor Freestanding

  • Lebih mudah dipasang
    Karena kompor freestanding tidak tertanam dalam suatu peralatan dapur lainnya, mereka dapat dengan lebih mudah untuk dipasang.
  • Fitur yang lebih lengkap
    Peralatan dapur ini memiliki fitur yang lebih lengkap dengan berbagai kecanggihan fitur memasak. Hal ini dikarenakan integrase dengan oven yang memberikan pengalaman memasak yang lebih banyak dibandingkan dengan kompor tanam biasa.
  • Desain yang unik
    Karena kompor freestanding didesain dengan elegan untuk mengakomodasi dapur anda supaya terlihat lebih indah dan memiliki estetika yang tinggi.

Kekurangan Kompor Freestanding

  • Harga cukup tinggi
    Harga yang dibandrol kompor freestanding ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan kompor tanam, karena banyaknya fitur dan desain yang relatif lebih menarik dibandingkan dengan kompor tanam.
  • Faktor desain yang mungkin tidak cocok
    Kompor jenis freestanding ini bisa saja tidak memiliki desain yang sesuai dengan dapur anda, dikarenakan desain kompor tidak terintegrasi dengan dapur anda pada saat awal instalasi.
  • Sulit untuk dibersihkan
    Kompor jenis freestanding ini pasti memiliki rongga dengan perabotan lain pada dapur anda. Hal ini menyebabkan anda harus memindahkan peralatan dapur yang relatif berat ini untuk dibersihkan.

Pilih Mana: Kompor Tanam atau Freestanding

Kompor TanamKompor Freestanding
Kelebihan- Menghemat tempat - Desain yang mewah untuk desain dapur yang modern - Dilengkapi banyak fitur unggul - Lebih mudah dipasang - Fitur yang lebih lengkap - Desain yang unik
Kekurangan- Memiliki limitasi fungsi - Desain yang tertinggal - Pemasangan kompor cukup sulit - Harga cukup tinggi - Faktor desain yang mungkin tidak cocok - Sulit untuk dibersihkan

Kesimpulan

Dari artikel di atas mengenai perbandingan antara kompor tanam dan freestanding, Bahwa kedua jenis kompor tersebut saat ini sedang banyak peminatnya karena selain fungsinya untuk memasak, Kedua jenis kompor ini dapat membuat tampilan menjadi lebih menarik, Tetapi keduanya pun memiliki sisi kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika kalian memiliki ruangan dapur yang sempit kami menyarankan untuk menggunakan kompor tanam. Namun jika kalian memiliki ruangan dapur yang cukup luas dan mencari kompor yang multifunsgi dengan banyak fitur, kompor freestanding lah yang bisa menjadi pilihanmu!

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Kompor Tanam atau Kompor Freestanding

VS

Leave a Reply