Makanan dan Minuman

Pilih Mana: Kopi Arabika atau Robusta?

Dulu kopi selalu identik dengan bapak-bapak dan sebuah koran di pagi hari, sekarang ini, kopi sudah menjadi lifestyle bagi beberapa orang. Jika berbicara mengenai kopi, maka kopi arabika dan kopi robusta pasti akan terkait di dalamnya. Kopi arabika dan kopi robusta merupakan dua jenis biji kopi yang nantinya bisa menjadi beberapa jenis kopi. Jenis kopi tersebut seperti espresso, macchiato dan sebagainya. Dari kedua jenis kopi ini manakah yang biasa Anda pilih? Kopi Arabika atau Robusta?

Bagi penggemar kopi mungkin sudah hafal perbedaan antara kopi arabika dan robusta. Tapi masih banyak orang yang tidak mengetahui jenis kopi saat meminum kopi. Sebenarnya, Anda dapat mengetahui perbedaan kedua jenis kopi ini dengan mengenal rasanya. Kopi arabika memiliki rasa yang kaya dan cenderung asam, sedangkan kopi robusta memiliki rasa yang lebih pahit. Baca juga  Pilih Mana: Genteng Beton atau Genteng Tanah Liat?

Kopi Arabika

Kopi arabika dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian 700-1700 mdpl. Suhu yang dibutuhkan agar kopi ini bisa hidup yaitu 16-20 °C. Kopi ini juga dapat tumbuh di daerah yang beriklim kering tiga bulan secara berturut-turut. Kopi arabika telah banyak dikembangkan di berbagai belahan dunia,termasuk di Brasil dan Etiopia. Jadi wajar saja jika kopi arabika memiliki produksi yang lebih banyak.

Kelebihan dan Kekurangan Kopi Arabika

Berikut penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan kopi arabika:

  • Rasa dan Bentuk

Kopi arabika memiliki rasa dan aroma yang kaya. Kopi arabika ini cenderung memiliki rasa yang agak asam. Saat meminum kopi arabika Anda akan dapat merasakan adanya hint buah-buahan coklat ataupun kacang-kacangan. Rasa kopi arabika ini lebih halus dan penuh. Selain rasa, kopi arabika juga memberikan aroma buah-buahan, bunga-bungaan serta kacang-kacangan. Karena itulah harga kopi arabika juga jauh lebih mahal dibanding jenis kopi lain. Jika dilihat dari bentuknya, kopi robusta memiliki bentuk biji yang agak lempeng, memanjang dan lonjong.

  • Kandungan Kafein

Kafein sebenarnya memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Kafein dapat berfungsi mencegah penyakit jantung dan pembuluh, serta bermanfaat untuk memori di otak. Kopi arabika memiliki kandungan yang lebih kecil daripada kopi robusta, yakni sekitar 0,8% hingga 1,4%.

  • Daerah Tempat Tumbuh

Kopi arabika biasanya tumbuh di dataran kurang lebih 700 meter diatas permukaan laut. Kopi arabika harus dirawat dengan baik karena rentan terhadap penyakit karat terutama di daerah dataran rendah. Hal ini juga menjadi penyebab jumlah kopi ini tidak terlalu banyak pada saat panen.

  • Tinggi Pohon

Anda dapat dengan mudah mengenali perbedaan kopi arabika dan kopi robusta jika melihat pohonnya. Kopi arabika memiliki tinggi hingga 3 meter, sedangkan kopi robusta tingginya hanya 1 hingga 2 meter saja.

  • Harga

Kopi arabika memiliki harga yang relatif lebih mahal dibanding jenis kopi lainnya. Selain karena rasa dan aromanya yang nikmat, kopi arabika membutuhkan perawatan yang lebih intens karena mudah terserang penyakit. Karena itulah harganya lebih mahal.

  • Penguasaan Pasar

Kopi arabika menguasai pasar kopi dunia hingga 60 %. Hal ini karena kopi arabika memiliki cita rasa yang berbeda di setiap daerah tanamnya. Selain itu, karakter rasa yang kaya akan aroma dan rasa yang kuat, sehingga membuatnya dapat menguasai pasar dunia. Bahkan menurut Kompas.com produksi kopi arabika bisa mencapai 70% pasar kopi dunia.

  • Jenis Kopi dan Jenis Penyajian

Berikut merupakan jenis-jenis kopi arabika yang populer di Indonesia. Kopi tersebut antara lain kopi Gayo, Wamena, Bali, beberapa kopi Toraja, dan Flores, serta kopi-kopi arabika dari dataran tinggi di Pulau Jawa, seperti di Jawa Barat dan Banyuwangi di daerah Gunung Raung. Untuk penyajiannya, kopi arabika lebih cocok disajikan sebagai single kopi origin. Dengan penyajian seperti ini, penikmat kopi dapat menikmati dan merasakan rasa asli dari kopi arabika ini.

  • Peminat

Kopi arabika biasanya menjadi pilihan orang-orang yang memang menyukai kopi karena rasanya. Kopi arabika ini mampu membuat orang ketagihan dengan rasa dan aromanya yang khas.

Kelebihan Kopi ArabikaKekurangan Kopi Arabika
- Memiliki rasa yang kaya- Mudah terserang hama dan penyakit
- Banyak digemari pecinta kopi- Harga yang mahal
- Menguasai pasar kopi dunia - Memiliki kadar lemak dan gula yang cukup tinggi

Kopi Robusta

Kopi robusta merupakan kopi yang dikenal memiliki rasa pahit dan memiliki kadar kafein yang tinggi. Kopi robusta ini memiliki bentuk biji yang besar dan memiliki aroma kacang-kacangan.

Kelebihan dan Kekurangan Kopi Robusta

Berikut penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan kopi robusta:

  • Rasa dan Bentuk

Kopi robusta memiliki rasa yang lebih pahit. Kopi robusta memiliki variasi rasa netral sampai tajam dan sering dianggap memiliki rasa seperti gandum. Biji kopi robusta sebelum disangrai memiliki aroma kacang-kacangan. Kopi robusta memiliki bentuk biji yang bulat penuh. Anda dapat dengan mudah membedakan kopi arabika dan robusta jika melihat bijinya.

  • Kandungan Kafein

Kopi robusta memiliki kandungan yang lebih banyak hingga dua kali lipat dibandingkan kafein pada kopi arabika. Kandungan ini yang menyebabkan rasa kopi robusta lebih kasar dan pahit. Tapi, justru inilah yang membuat kopi ini lebih sehat. Kandungan kafein yang tinggi pada kopi robusta ini membuatnya lebih tahan terhadap penyakit dan hama tanaman. Karena itulah biaya perawatan kopi robusta ini tidak terlalu mahal.

  • Kandungan Lemak dan Gula

Kopi robusta juga memiliki kandungan lemak dan gula yang lebih rendah daripada kopi arabika. Rendahnya kandungan lemak dan gula ini membuat kopi robusta lebih sehat untuk tubuh Anda.

  • Daerah Tempat Tumbuh

Kopi robusta bisa ditanam pada ketinggian di bawah 1.000 meter permukaan laut dengan suhu antara 24 hingga 30 derajat Celsius. Karena memiliki kadar kafein yang tinggi, tanaman kopi ini lebih kuat serta tahan penyakit.

  • Harga

Harga kopi robusta lebih murah jika dibandingkan dengan kopi arabika. Perawatan kopi robusta ini tidak memerlukan biaya yang mahal seperti kopi arabika.

  • Penguasaan Pasar

Kopi robusta menguasai 40% pasar kopi dunia. Jumlah ini tentunya masih dibawah kopi arabika. Hal ini disebabkan kopi robusta biasanya dipakai sebagai bahan dasar espresso atau blend. Berbeda dengan kopi arabika yang sering dinikmati sebagai single kopi origin.

  • Jenis Kopi dan Jenis Penyajian

Berikut beberapa daerah yang terkenal dengan kopi robustanya di Indonesia antara lain Lampung, juga beberapa wilayah penghasil kopi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Kopi Robusta biasanya disajikan sebagai bahan dasar espresso dan blend. Dengan penyajian seperti ini, rasa pahit yang terapat pada kopi robusta dapat sedikit berkurang karena ditambahkan creamer.

  • Peminat

Peminat kopi robusta biasanya bukanlah pecinta rasa asli kopi. Orang-orang memesan kopi robusta dalam bentuk, blend atau espresso. Mereka lebih menyukai kopi yang sudah diolah seperti ini.

Kelebihan Kopi RobustaKekurangan Kopi Robusta
- Harga lebih murah- Tidak terlalu menguasai pasar kopi dunia
- Susah terkena hama dan penyakit- Rasa lebih pahit
- Memiliki kadar lemak dan gula yang rendah - Harus diolah

Pilih Mana: Kopi Arabika atau Robusta?

Di atas telah dijelaskan perbedaan antara kopi arabika dan kopi robusta. Untuk kembali mengingatkan Anda, perbedaan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:

Kopi ArabikaKopi Robusta
- Memiliki bentuk biji yang gepeng dan lonjong- Memiliki bentuk biji bulat penuh
- Memiliki rasa yang cenderung asam - Memiliki rasa yang pahit
- Memiliki aroma seperti buah-buahan - Aroma seperti kacang-kacangan

Kesimpulan

Kopi arabika atau kopi robusta memiliki karakteristik masing-masing. Namun kopi arabika tetap menjadi penguasa pasar kopi dunia hingga saat ini. Anda dapat menikmati kopi arabika ini jika Anda menyukai kopi dengan rasa aslinya. Tapi jika Anda kurang menyukai kopi dengan rasa asli, Anda bisa menikmati olahan kopi robusta.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Kopi Arabika vs Robusta

VS

Leave a Reply