HomeUncategorized

Pilih Mana: Lantai Marmer atau Lantai Keramik?

Lantai rumah merupakan komponen yang penting untuk diperhatikan, karena tentu menambah kesan baik untuk ruangan disekitarnya. Lantai Marmer dan Lantai Keramik sendiri merupakan salah dua dari sekian banyak jenis lantai yang bisa kamu pilih sesuai selera dan kebutuhan masing-masing.

Lantai Marmer dan Lantai Keramik dari dulu sampai sekarang masih menjadi dambaan untuk setiap orang karena beberapa manfaat dan kelebihan yang dimilikinya. Selain itu, motif yang diusung pun sangat menarik sehingga membuat ruangan jadi lebih cantik.

Berbicara mengenai kelebihan, apakah kedua lantai ini memiliki kekurangan? Yuk simak terus Selera.id agar bisa dapatkan info dan acuan dalam memilih lantai andalan untuk bangunan kamu. Disini aja ya!

Lantai Marmer atau Lantai Keramik

Lantai Marmer

Marmer merupakan batuan alami yang terbentuk melalui tekanan dan panas. Batuan sedimen atau batu kapur, yang terutama mengandung kalsium tinggi, apabila diberi panas dan tekanan yang cukup akan berubah jadi marmer.

Marmer umumnya ditambang dalam potongan besar setelah itu dipotong menjadi lempengan, blok atau ubin. Bagian ini kemudian diasah sampai rata serta dipoles sampai mengkilap. Marmer sudah dipergunakan sebagai lantai rumah di berbagai belahan dunia selama berabad-abad.

Untuk mengetahui apakah lantai marmer cocok dipergunakan untuk rumah kamu, pastikan kamu mempertimbangkan karakteristiknya. Marmer memang menimbulkan kesan indah dan mewah, namun membutuhkan biaya perawatan yang tinggi dan cukup susah pemasangannya.

Marmer dapat tersedia dalam lempengan yang belum dipotong ataupun ukuran jadi dari ukuran mosaik sampai 60cm. Kamu dapat meminta potongan ukuran yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan kamu.

Harga marmer yang mahal membuat material penutup lantai ini cuma ditemukan pada rumah-rumah mewah. Selain harganya yang mahal, marmer juga membutuhkan perawatan lebih. Dikarenakan lantai marmer mempunyai pori- pori sehingga bila terkena noda akan susah dihilangkan. Baca juga Pilih Mana: Marmer atau Granit?

Lantai Marmer atau Lantai Keramik

Kelebihan Lantai Marmer

  • Tahan panas dan tidak mudah menghantarkan
    Kelebihan dari lantai marmer yang pertama yaitu tidak mudah menghantarkan panas. Itu berarti, sebagai konduktor lantai marmer bersifat buruk. Oleh sebab itu, marmer mempunyai daya tahan dari sengatan panas bahkan nyaris tidak bisa dibakar, loh! Karena itu, memakai marmer sebagai lantai di rumah justru akan membawa kesejukkan dan anti panas.
  • Variasi warna dan motif beragam
    Tidak cuma anti panas, marmer juga mempunyai opsi warna dan motif yang beragam, loh. Harganya pun beragam, dari yang ekonomis sampai mahal sekali pun. Harga amat berperan penting untuk tips hemat membuat rumah. Dengan pilihan harga, kamu bisa menyesuaikan dengan budget yang kamu punya.
  • Gampang dirawat
    Akan membutuhkan waktu yang lama untuk marmer untuk kehilangan kilauannya dan menjadi kusam. Tetapi ketika lantai marmer kusam, kamu tidak perlu khawatir. Kilauannya bisa dikembalikan lagi! Caranya yaitu dengan menggunakan cairan khusus yang mengandung zat kimia, dimana akan bereaksi untuk mengembalikan kilap lantai marmer.

Kekurangan Lantai Marmer

  • Permukaan Licin
    Lantai marmer nyatanya mempunyai permukaan yang licin. Hal ini berbahaya sebab menimbulkan resiko terpeleset yang lebih besar, terlebih bila kamu mempunyai anak kecil yang sedang aktif-aktifnya beraktivitas. Bila tidak hati-hati, pastinya ini akan jadi suatu tantangan.
  • Harga mahal
    Kuat, tahan api, tahan lama, tentunya orang-orang akan bertanya-tanya berapa kisaran harga lantai marmer. Jawabannya ternyata, amat mahal! Sebab kualitas serta tampilannya yang begitu menawan serta presisi, dan terdapat aneka motif sesuai bentuk urat serta warna yang beraneka ragam membuat kisaran harganya relatif mahal bila dibanding dengan material lantai yang lain.
  • Susah diperbaiki
    Walaupun berkontur sangat kokoh dan kuat, namun marmer senantiasa mempunyai kemungkinan untuk mengalami kerusakan seperti pecah atau bahkan terdapat lubang. Bila lantai sudah terlanjur berlubang, akan amat susah diperbaiki. Cara mengembalikan kondisi lantai seperti semula yaitu dengan memanggil tenaga ahli sebab prosesnya tidak sembarangan.

Lantai Keramik

Salah satu bahan flooring atau ubin lantai yang banyak dipakai yaitu keramik. Jenis ubin lantai ini dibuat dari tanah liat yang dilapisi dengan glazur. Terdapat 2 jenis keramik, yakni keramik berglazur dan ubin porselen atau homogeneous tile.

Pada umumnya kualitas keramik dibagi menjadi KW1, KW2, dan KW3. KW1 merupakan kualitas keramik nomor satu, yang tidak mempunyai cacat dan penyimpangan ukuran yang berarti.

Lihat juga:  7 Merk Meja Setrika Yang Bagus 2020

KW2 bisa jadi mempunyai cacat kecil seperti goresan, cacat permukaan, penyimpangan warna, dan ukuran, dan cacat lainnya yang masih tersamar. Sedangkan KW3, terdapat cacat yang cukup jelas terlihat pada permukaannya dan rentang penyimpangan ukuran dan warna cukup besar.

Lantai Marmer atau Lantai Keramik

Keramik mempunyai motif, warna, serta ukuran yang beragam. Dengan ukuran yang beragam inilah yang membuat jenis lantai ini banyak disukai sebab bisa dipadukan berbagai ukuran keramik untuk menciptakan pola yang indah. Keramik dengan ukuran besar menciptakan penampilan terbuka yang menimbulkan kesan ruangan jadi luas.

Sedangkan keramik dengan ukuran kecil memberikan kesan kotak papan catur. Ukuran keramik yang dipasang juga mesti disesuaikan dengan ukuran perabot di dalamnya. Pilihlah keramik dengan ukuran besar untuk mempertahankan keseimbangan penampilan dalam ruangan yang diisi dengan perabot besar dan berat.

Sedangkan untuk ruangan terbuka bisa digunakan dengan perabot yang ringan dan sedikit, dan amat pas dipadukan dengan ukuran keramik ukuran kecil.

Kelebihan Lantai Keramik

  • Daya tahan keramik terbilang cukup tinggi
    Keramik bisa bertahan sampai puluhan tahun pemakaian. Sudah banyak bukti yang ditawarkan dari lantai keramik ini. Mulai dari ruangan bersuhu panas bahkan sampai terendam air, tidak membuat kualitas keramik turun.
  • Tidak menyerap air
    Tidak perlu khawatir, sebab keramik tidak hendak meresap air. Berlainan dengan sebagian tipe lantai yang lain yang lebih rawan dengan air, lantai keramik lebih bisa diandalkan untuk pemakaian di ruang yang berkelembaban tinggi. Keramik juga terkadang dipakai sebagai pelindung dinding supaya tidak terkikis oleh resapan air.
  • Harga ekonomis
    Keramik mempunyai harga yang beragam. Kamu bisa mendapatkan harga keramik yang ekonomis sampai yang mahal sekalipun. Ini dapat jadi panduan hemat membuat rumah bila kamu mau membuat rumah dengan dana terbatas.

Kekurangan Lantai Keramik

  • Memberikan kesan dingin
    Permukaan keramik umumnya cenderung dingin. Tidak cuma itu, terkadang tampilan dari keramik bisa menciptakan nuansa dingin dan kaku. Untuk mengantisipasi hal ini, cobalah memakai keramik bermotif asimetris dengan warna- warna yang lebih cerah.
  • Mudah tergores
    Tidak banyak yang tahu, kalau lapisan pengkilap dari lantai keramik sangatlah tipis. Jika lantai tergores, maka hasilnya akan langsung terlihat. Bila hal ini sudah terjadi, maka yang kamu harus lakukan yaitu menggantinya dengan yang baru.
  • Nat pada lantai keramik mudah kotor
    Nat merupakan lapisan semen yang menjadi penyambung setiap keramik. Sebab teksturnya tersebut, umumnya ditemukan banyak tumpukan debu serta kotoran. Untuk itu, perlunya perhatian untuk membersihkan bagian lantai nat supaya tidak menghitam.

Tentunya kamu bisa mendapatkan Lantai Marmer atau Lantai Keramik di toko-toko bangunan, atau Depo Bangunan juga memiliki banyak varian yang bisa kamu pilih sesuai selera masing-masing.

Lantai Marmer Lantai Keramik
Bahan utamaBatuan alami yang terbentuk melalui tekanan dan panas Tanah liat yang dilapisi dengan glazur.
SifatKuat, keras dan tahan lama Ringan, mudah tergores dan rawat hancur
HargaLebih mahalLebih ekonomis

Pilih Mana: Lantai Marmer atau Lantai Keramik?

Lantai Marmer Lantai Keramik
Kelebihan- Tahan panas dan tidak mudah menghantarkan - Variasi warna dan motif beragam - Gampang dirawat - Daya tahan keramik terbilang cukup tinggi - Tidak menyerap air - Harga ekonomis
Kekurangan- Permukaan Licin - Harga mahal - Susah diperbaiki - Memberikan kesan dingin - Mudah tergores - Nat pada lantai keramik mudah kotor

Kesimpulan

Setelah membahas Lantai Marmer dan Lantai Keramik tadi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Lantai Marmer memiliki motif dan kualitas yang lebih baik, namun jika berbicara dari segi biaya maka Lantai Keramik bisa jadi andalan kamu jika memiliki budget yang normal. Tentukan pilihan lantai kamu sesuai selera dan kebutuhan masing-masing ya guys. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Lantai Marmer vs Lantai Keramik

VS

Leave a Reply