ElektronikTechnology

Pilih mana: Layar Amoled vs Ips?

Layar merupakan komponen penting yang terdapat pada smartphone, tablet, laptop, atau bahkan AIO. Layar juga bagian yang paling sering Anda sentuh. Tidak heran, jika Anda harus mengetahui layar mana yang baik untuk Anda gunakan.

Saat ini ada dua teknologi layar yang paling populer, yaitu Amoled dan Ips. Kedua layar ini tentunya memiliki perbedaan, Apa kelebihannya? Dan kekurangannya? Lalu mana yang lebih baik? Layar Amoled atau Ips?

Bagi Anda yang penasaran, berikut ini kami akan mengulas kedua layar tersebut. Yuk langsung saja simak!

Layar Amoled vs Ips

Layar Amoled

Amoled merupakan singkatan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Amoled ini terbuat dari lapisan polimer organik tipis yang menyala ketika dialiri listrik. Dan juga layar amoled sendiri memiliki konstruksi yang sederhana sehingga bisa dibuat sangat tipis.

Teknologi ini menggunakan anoda dan katoda untuk mengalirkan elektron melalui lapisan film yang sangat tipis. Salah satu vendor yang rajin membuat HP menggunakan panel ini adalah Samsung. Akan tetapi fungsinya bukan cuma untuk layar HP. Bisanya panel ini juga dipakai untuk smartwatch, tablet atau lainnya.

Kelebihan Layar Amoled

  • Warna layar lebih jernih
    Kelebihan pertama yang dimiliki layar amoled adalah Kontras warnanya yang jauh lebih cerah, warnanya cenderung akan terlihat lebih pekat. Tidak merusak mata dan membuat mata Anda nyaman ketika menggunakan smartphone yang memiliki layar ini.
  • Waktu respon cepat
    Selanjutnya ada pada waktu responnya. Dalam waktu respon, layar amoled memiliki keunggulan lebih dari jenis layar lainnya yaitu dapat mengupdate pixel secara otomatis dan independen. Sangat memudahkan Anda bukan?
  • Lebih hemat daya
    Memang pada dasarnya, layar amoled memiliki daya baterai yang lebih hemat. Pemakaian dengan menggunakan wallpaper dan tema berwarna hitam akan membuat baterai lebih hemat.

Baca juga: Pilih Mana: Huawei Y9 Prime vs Realme 5 Pro

Kekurangan Layar Amoled

  • Tidak tahan lama
    Layar ini sangat mudah dan rawan terjadi burn-in (bercak permanen pada layar) jika digunakan dalam waktu lama. Sebagai contoh, ketika kita membuka aplikasi, maka bentukan ikon dari aplikasi tersebut bisa tertinggal di layar. Inilah yang menyebabkan layar jenis amoled tidak awet jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.
  • Harganya yang relatif mahal
    Amoled memiliki biaya produksi yang mahal dibanding layar Ips sehingga hal ini mampu mempengaruhi harga jual dari smartphone.

Layar Amoled vs Ips

Jenis Hp yang memiliki Layar Amoled

Berbagai jenis hp yang menawarkan sajian layar Amoled pada produknya. Berikut jenis produk hpnya:

1. Samsung Galaxy A30s

Samsung adalah Salah satu brand hp yang menggunakan Layar Amoled pada produknya seperti pada produk Samsung Galaxy A30s juga merupakan HP Layar Amoled terbaik yang dirilis pada September 2019 lalu. Meski begitu, perangkat ini masih banyak diminati pengguna smartphone.

Pasalnya, selain dibandrol dengan harga murah di bawah Rp 3 juta, juga spesifikasi yang dibawanya tergolong unggul. HP Samsung Galaxy A30s memiliki layar Super AMOLED beresolusi 72 x 1560 pixel dengan bentang layar seluas 6,4 inci.

2. Xiaomi Mi A3

HP Layar Amoled terbaik selanjutnya ada dari pabrikan Xiaomi, yaitu yang menjadi smartphone ketiga Xiaomi hasil kerja bareng dengan projek Android One.

Perangkat ini memiliki layar super amoled beresolusi HD Plus seluas 6.09 inci, dan telah memakai pelindung Gorilla Glass 5.

Ips

Ips singkatan dari in-plane switching, teknologi yang digunakan pada panel LCD. Teknologi ini memakai dua transistor untuk setiap piksel yang ada di layar, dan punya kelebihan utama berupa penampilan warna lebih akurat.

Ips merupakan salah satu jenis layar yang telah populer di kalangan masyarakat. Tidak hanya smartphone, beberapa perangkat elektronik seperti televisi dan tablet juga sering menggunakan teknologi ini.

Lihat juga:  Pilih Mana: Fujifilm X-T30 atau Sony a6400?

Layar ini juga memberikan kualitas yang bagus pada setiap gambar yang dihasilkan. Konsep dari penggunaan layar ini adalah pemantulan cahaya menuju satu kristal cair. Nantinya, kristal cair itu akan mempolarisasikan warna sehingga bisa memberikan bentuk visual atau gambar.

Kelebihan Ips

  • Harganya yang terjangkau
    Layar Ips ini biaya produksinya jauh lebih murah. Sehingga smartphone yang memiliki jenis layar ini umumnya dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Cocok untuk Anda yang sedang berhemat.
  • Memiliki kualitas gambar yang baik
    Kelebihan selanjutnya, layar ini memiliki sudut pandang atau penglihatan yang sangat baik sehingga saat dilihat dari sudut pandang yang ekstrim, pengguna masih bisa melihat layar dengan baik dan dapat melihat warna pada layar yang tidak jauh berbeda dari posisi normal. Selain itu, layar IPS mampu mereproduksi gambar yang sangat baik dan cocok untuk fotografi, desain grafis, produksi film, CAD atau CAM teknik.
  • Memiliki Ketahanan yang lama
    Layar ini tidak berpotensi menyebabkan burn-in (bercak permanen pada layar), sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang serta tahan lama dan awet loh.

Layar Amoled vs Ips

Kekurangan Ips

  • Pemborosan daya
    Jenis layar sangat berpengaruh pada penggunaan daya baterai. Hal ini disebabkan karena sebagian besar aktivitas smartphone terjadi pada layarnya. Layar Ips bisa dikatakan memiliki konsumsi baterai yang rendah, layar ini akan mengambil peranan besar dari setiap baterai yang terisi. Jadi, akan sangat memakan daya baterai smartphone Anda.
  • Kontras warna yang buruk
    Salah satu kekurangan layar ini ada pada kontras warnanya. ketika menampilkan warna putih maka warnanya akan terlihat sedikit kekuning kuningan dan warna hitam yang terlihat kurang pekat. Hal ini bisa merusak penglihatan mata.

Baca artikel lainnya Pilih mana: Monitor 4k Asus vs Samsung?

Jenis Hp yang memiliki Layar Ips

Ada banyak berbagai hp yang menawarkan sajian layar Ips pada produknya. Tentu saja, setiap produk memiliki keunggulannya masing-masing.

1. Huawei Y9

Smartphone ini hadir menawarkan sajian layar sentuh IPS LCD 6.5 inci dengan resolusi 2340 x 1080 piksel. Tampilan depannya semakin istimewa berkat adanya fitur poni minimalis yang menghiasi sisi atas layar. Terlepas dari itu, HUAWEI Y9 (2019) sudah cukup mumpuni untuk menjalankan kebutuhan aplikasi sehari-hari mengingat adanya balutan chipset HiSilicon Kirin 710 yang dikawinkan RAM up to 6GB dan penyimpanan internal hingga 128GB.

2. Vivo Y91

Vivo Y91 merupakan perangkat entry-level yang diboyong secara resmi ke Tanah Air pada bulan November 2018 silam. Soal spesifikasinya sendiri, Vivo Y91 menawarkan layar sentuh IPS LCD 6.22 inci dengan resolusi 1520 x 720 piksel dan aspek rasio 19:9. Kendati masuk dalam segmen budget, kualitas tampilan samartphone ini tak jauh berbeda dibandingkan perangkat premium Vivo lainnya.

Pilih mana: Layar Amoled vs Ips?

Keterangan Layar Amoled Layar Ips
Kelebihan-Warna layar lebih jernih -Waktu respon cepat -Lebih hemat daya -Harganya yang terjangkau -Memiliki kualitas gambar yang baik -Memiliki Ketahanan yang lama
Kekurangan-Tidak tahan lama -Harganya yang relatif mahal-Pemborosan daya -Kontras warna yang buruk

Kesimpulan

Layar Amoled dan Ips memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing seperti yang telah kami jelaskan di atas. Untuk memilih diantara keduanya, kami menyarankan Anda untuk memilih layar sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Agar mata Anda sehat dan merasa nyaman ketika menggunakan produk yang memiliki layar yang baik.

Semoga Bermanfaat!

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Layar Amoled vs Ips

VS

Leave a Reply