Pilih Mana: Martabak atau Roti Bakar?

Ngomongin kuliner di Indonesia nggak ada habisnya, karena banyak makanan yang enak dan bikin nagih tentunya, dua makanan ini pasti kalian sudah nggak asing lagi dan pasti menjadi makanan andalan kalian ya, yaitu Martabak dan Roti Bakar dan sudah banyak varian yang di buat. Martabak dan Roti Bakar yang kekinian yang ada sekarang selain citra rasa yang manis dan enak tampilan Martabak dan Roti Bakar pun sudah bervariasi dan lebih menarik. Mari kita bahas satu-persatu ya.

Martabak

Martabak adalah salah satu makanan khas Indonesia yang sangat populer. Makanan ini terbuat dari adonan tepung terigu, telur, gula, dan berbagai macam topping. Martabak biasanya disajikan dengan berbagai macam saus, seperti saus cokelat, saus keju, atau saus stroberi.

Martabak dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu martabak manis dan martabak telur. Martabak manis adalah jenis martabak yang paling populer di Indonesia. Martabak manis terbuat dari adonan tepung terigu, telur, gula, dan santan. Martabak manis biasanya disajikan dengan berbagai macam topping, seperti cokelat, keju, kacang, dan meses.

Martabak telur adalah jenis martabak yang terbuat dari adonan tepung terigu, telur, dan daging. Martabak telur biasanya disajikan dengan saus sambal atau saus cabai.

Kelebihan Martabak

Rasa yang Lezat dan Menggugah Selera

Martabak memiliki rasa yang lezat dan menggugah selera. Martabak manis memiliki rasa yang manis dan gurih, dengan berbagai macam topping yang dapat ditambahkan sesuai selera. Martabak telur memiliki rasa yang gurih dan lezat, dengan isian daging yang bervariasi.

Harga yang Terjangkau

Martabak adalah makanan yang terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan. Harga martabak manis biasanya berkisar antara Rp. 20.000 hingga Rp. 50.000 per porsi, sedangkan harga martabak telur biasanya berkisar antara Rp. 30.000 hingga Rp. 70.000 per porsi.

Mudah Ditemukan

Martabak, sebuah hidangan yang populer, dapat dengan mudah ditemui di berbagai lokasi di Indonesia. Baik itu di warung tradisional, restoran mewah, maupun gerobak kaki lima yang tersebar di berbagai sudut kota. Ketersediaan martabak di berbagai tempat membuatnya menjadi salah satu kuliner yang sangat mudah diakses oleh masyarakat.

Kekurangan Martabak

Mengandung Kalori yang Tinggi

Martabak, terutama martabak manis, memiliki kalori yang tinggi. Satu porsi martabak manis biasa mengandung sekitar 500-800 kalori. Hal ini menjadikan martabak sebagai makanan yang tidak cocok untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Kandungan Gula yang Tinggi

Martabak manis juga mengandung gula yang tinggi. Satu porsi martabak manis biasa mengandung sekitar 50-70 gram gula. Hal ini juga menjadikan martabak sebagai makanan yang tidak cocok untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Roti Bakar

Roti bakar, siapa yang tak kenal penganan sederhana namun begitu memanjakan lidah ini? Di Indonesia, roti bakar bukan sekadar irisan roti yang dipanggang, melainkan sebuah kenikmatan bersahaja yang menemani malam hari banyak orang. Aroma harum roti berpadu dengan mentega leleh, taburan meses, dan susu kental manis, menciptakan harmoni rasa yang sederhana namun tak pernah lekang di hati.

Kini, varian roti bakar semakin tak terhingga. Mulai dari isian klasik seperti cokelat, keju, dan kacang, hingga kreasi modern seperti Nutella, Oreo, dan bahkan rendang atau salted egg. Topping pun beragam, dari susu kental manis, keju parut, hingga es krim dan mayonaise. Setiap daerah, bahkan setiap penjual, memiliki kekhasan tersendiri.

Selain varian isian, cara pemanggangan juga bervariasi. Ada yang menggunakan arang, panggangan listrik, atau bahkan wajan datar. Tekstur roti yang dihasilkan pun berbeda, ada yang garing renyah, ada yang lembut kenyal. Semuanya tergantung selera dan tradisi tempat asal roti bakar tersebut.

Kelebihan Roti Bakar

Rasa yang Manis dan Gurih

Roti bakar klasik memiliki rasa yang manis dan gurih. Rasa manis berasal dari susu kental manis dan meses, sedangkan rasa gurih berasal dari mentega. Roti bakar cokelat memiliki rasa yang manis dan legit. Rasa manis berasal dari cokelat, sedangkan rasa legit berasal dari mentega. Roti bakar keju memiliki rasa yang gurih dan asin. Rasa gurih berasal dari keju, sedangkan rasa asin berasal dari susu kental manis. Roti bakar telur memiliki rasa yang gurih dan lezat. Rasa gurih berasal dari telur, sedangkan rasa lezat berasal dari mentega. Roti bakar rendang memiliki rasa yang pedas dan gurih. Rasa pedas berasal dari rendang, sedangkan rasa gurih berasal dari mentega.

Dapat dibuat Sendiri

Resep roti bakar sangat mudah untuk diikuti. Hal ini membuat roti bakar menjadi makanan yang dapat dinikmati oleh siapa saja, bahkan di rumah. Resep roti bakar klasik hanya membutuhkan beberapa bahan, yaitu roti tawar, mentega, susu kental manis, dan meses. Bahan-bahan tersebut dapat ditemukan di toko-toko terdekat.

Roti bakar dapat dibuat dengan menggunakan oven atau wajan. Jika menggunakan oven, roti bakar dapat dipanggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 15-20 menit. Jika menggunakan wajan, roti bakar dapat dipanggang dengan api sedang selama 5-10 menit.

Harga yang Murah dan Terjangkau

Roti bakar adalah makanan yang terjangkau. Harga roti bakar biasanya berkisar antara Rp. 10.000 hingga Rp. 25.000 per porsi. Hal ini membuat roti bakar menjadi makanan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Roti bakar yang dijual di gerobak kaki lima biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau daripada roti bakar yang dijual di restoran. Hal ini karena roti bakar yang dijual di gerobak kaki lima biasanya menggunakan bahan-bahan yang sederhana dan proses pembuatannya yang tidak terlalu rumit.

Kekurangan Roti Bakar

Kandungan Lemak yang Tinggi

Roti bakar juga mengandung lemak yang tinggi. Satu porsi roti bakar manis biasa mengandung sekitar 25-40 gram lemak. Hal ini juga menjadikan roti bakar sebagai makanan yang tidak cocok untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Lemak dalam roti bakar berasal dari mentega dan susu kental manis. Mentega mengandung lemak jenuh yang tinggi kolesterol. Susu kental manis mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi kolesterol.

Perbandingan Martabak dan Roti Bakar

Martabak Roti Bakar
Kelebihan- Rasa yang Lezat dan Menggugah Selera
- Harga yang Terjangkau
- Mudah Ditemukan
- Rasa yang Manis dan Gurih
- Dapat dibuat Sendiri
- Harga yang Murah dan Terjangkau
Kekurangan- Mengandung Kalori yang Tinggi
- Kandungan Gula yang Tinggi
- Kandungan Lemak yang Tinggi
Beli online
Harga Termurah

Kesimpulan

Pada dasarnya Martabak dan Roti bakar adalah makanan kesukaan yang tidak asing dan sering di jumpai di manapun, dengan varian rasa yang sudah beragam ada yang varian manis maupun gurih. Maka dari itu martabak dan roti bakar bisa menjadi pilihan sesuai selera kalian masing-masing ya.tetapi jika kalian ingin makanan yang kadar gulanya lebih sedikit roti bakar akan menjadi pilihan tepat. Jika kalian ingin makanan yang manis manis untuk menemani malam hari yang sejuk martabak manis adalah pilihan yang mantap.

Anda Pilih Martabak atau Roti Bakar?

Vote sekarang untuk melihat hasil polling selera netizen!