Pilih Mana: Masker Spirulina atau Kefir?

Dunia perawatan wajah kini diramaikan oleh berbagai bahan alami yang menjanjikan berbagai manfaat. Di antara yang sedang tren adalah masker spirulina dan kefir. Keduanya menawarkan solusi untuk permasalahan kulit yang berbeda, seperti jerawat, kulit kusam, hingga tanda penuaan dini. Namun, memilih antara keduanya bisa membingungkan, apalagi jika Anda belum familiar dengan khasiat masing-masing.

Dalam artikel ini kita akan bau membahas lebih dalam mengenai masker Spirulina dan Kefir, mulai dari kelebihan hingga kekurangan yang dimiliki oleh kedua jenis masker tersebut. Simak lebih lanjut artikel berikut!

Masker Spirulina

Spirulina merupakan produk alami yang dibuat dari ganggang biru hijau. Ganggang biru hijau ini pula dikenal dengan nama cyanobacteria. Cyanobacteria yaitu bakteri yang hidup di dalam air dan sanggup melakukan fotosintesis.

Habitat spirulina yaitu di air laut dan di air tawar. Banyak orang juga menyebut spirulina dengan sebutan makanan masa depan. Spirulina memang mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan.

Kelebihan Masker Spirulina

Menghilangkan jerawat

Buat kalian yang mempunyai permasalahan kulit seperti jerawat, kalian juga dapat memakai masker spirulina untuk menjadi perawatan rutinmu. Menjadi salah satu manfaat masker spirulina, menghilangkan bakteri pemicu jerawat dapat dilakukan sebab dikenal dengan zat antibakterinya.

Memelihara kelembaban kulit

Salah satu rahasia kulit menawan yaitu dengan memelihara kelembaban kulit wajahmu, kandungan antioksidan yang ada pada masker spirulina bisa mengunci kelembaban pada wajahmu sekalian tingkatkan elastisitas kulit sehingga kulitmu terlihat lebih kenyal.

Detoksifikasi wajah

Pemakaian makeup sehari- hari dan seringnya terpapar cahaya matahari, debu serta kotoran, tentunya bisa membuat penumpukan racun pada kulit wajahmu. Salah satu manfaat masker spirulina yang paling populer yaitu keampuhannya dalam mengangkat racun pada kulit wajahmu hingga bersih.

Mencerahkan kulit

Dikenal sanggup mencerahkan warna kulit wajahmu, kandungan antioksidan yang terdapat pada masker spirulina bisa tingkatkan warna kulit wajah sehingga jauh terlihat lebih cerah serta fresh.

Kekurangan Masker Spirulina

Memicu Rasa Mual

Aroma dari masker spirulina ini sangat kuat dan khas. Beberapa orang yang memiliki penciuman sensitif mungkin merasa mual dan dapat menyebabkan kram perut. Hal yang sama berlaku ketika mengonsumsi spirulina, yang dapat menimbulkan efek samping serupa.

Meskipun suplemen spirulina terkenal dapat meningkatkan energi, namun juga dapat memiliki dampak negatif, seperti perut kembung, dehidrasi, dan gangguan pencernaan. Jika kalian merasa mual setelah mencium aroma masker spirulina, segera jauhkan produk tersebut dari jangkauan.

Menyebabkan Reaksi Alergi

Apabila kalian sebelumnya memiliki alergi terhadap makanan laut, rumput laut, dan sayuran laut, disarankan untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan masker spirulina. Efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan spirulina termasuk reaksi alergi, peningkatan keringat, sakit kepala, bahkan gangguan tidur.

Jika kalian mengalami iritasi atau reaksi alergi setelah menggunakan masker spirulina, sebaiknya segera menghentikan penggunaannya.

Masker Kefir

Masker kefir adalah masker wajah alami yang dibuat dari endapan hasil proses fermentasi susu kambing maupun sapi. Endapan itu memiliki probiotik aktif atau lactobacillus yang merupakan bakteri baik yang mempunyai amat banyak khasiat untuk kesehatan. Lactobacillus pula sanggup menolong buat membersihkan wajah Kamu dari bermacam bakteri dan kotoran.

Endapan itu pula mengandung asam laktat, asam amino, dan juga Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang banyak terkandung dalam produk-produk kecantikan. Tidak hanya itu, masker kefir pula dapat memicu produksi kolagen dalam kulit yang tentunya juga mempunyai amat banyak khasiat untuk kulit.

Kelebihan Masker Kefir

Sebagai antiinflamasi

Manfaat masker kefir yang pertama yaitu sebagai anti inflamasi atau anti peradangan. Inflamasi atau peradangan yang terjadi pada kulit dapat diakibatkan oleh berbagai hal, tetapi salah satu yang paling umum ditemui yaitu peradangan wajah akibat bakteri yang biasa kita kenal sebagai jerawat. Salah satu yang membuktikan kalau masker kefir ini bagus buat anti inflamasi yaitu kandungan senyawa polisakarida di dalamnya,

Mempercepat sembuhnya luka

Manfaat masker kefir selanjutnya yaitu mempercepat penyembuhan cedera di kulit. Semakin lama proses fermentasi pada susu kefir, maka akan semakin tinggi kandungan asam laktat, asam asetat, serta pula polisakarida di dalamnya. Tingginya kandungan senyawa-senyawa itu membuat masker kefir mempunyai kemampuan yang semakin tinggi buat memperbaiki jaringan kulit.

Melawan bakteri serta jamur

Masker kefir juga sanggup berperan sebagai antimikroba. Tingkat keasaman dalam kefir sanggup menangkal perkembangan bakteri serta jamur yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan kulit. Tingkat keasaman kefir umumnya juga ditentukan oleh lamanya proses fermentasi.

Sebagai anti-aging agent

Banyaknya kandungan probiotik yang amat banyak dalam kefir juga membuat masker kefir ampuh untuk mengatasi berbagai tanda-tanda penuaan. Salah satu pemicu penuaan yang susah untuk kita hindari yaitu radiasi sinar UV A dari matahari.

Kekurangan Masker Kefir

Kemungkinan Munculnya Efek Samping

Walaupun sesuai untuk semua jenis kulit, kalian harus tetap waspada saat menggunakan masker kefir. Sebab, produk alami ini juga dapat menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan tubuh penggunanya.

Kenyataannya, masker kefir yang digunakan umumnya dapat menimbulkan efek samping saat pertama kali digunakan. Efek samping dari masker kefir bisa berupa rasa gatal akibat kandungan bakteri baik dan asam laktat yang bekerja pada kulit wajah.

Terlebih lagi, efek samping lain dari masker kefir adalah munculnya rasa perih dan kemerahan di wajah. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki kulit lebih sensitif.

Perbandingan Masker Spirulina dan Kefir

Masker SpirulinaMasker Kefir
Kelebihan- Menghilangkan jerawat
- Memelihara kelembaban kulit
- Detoksifikasi wajah
- Mencerahkan kulit
- Sebagai antiinflamasi
- Mempercepat sembuhnya luka
- Melawan bakteri serta jamur
- Sebagai anti-aging agent
Kekurangan- Memicu Rasa Mual
- Menyebabkan Reaksi Alergi
- Kemungkinan Munculnya Efek Samping
Beli online
Harga Termurah

Kesimpulan

Masker Spirulina dan Kefir memiliki manfaat yang berbeda, tergantung pada kebutuhan dan jenis kulit kalian. Spirulina kaya akan antioksidan, protein, dan vitamin yang membantu melawan radikal bebas, meningkatkan produksi kolagen, dan mencerahkan kulit. Kefir kaya akan probiotik yang menyeimbangkan mikroflora kulit, memperkuat skin barrier, dan mengurangi peradangan.

Pilihlah masker yang sesuai dengan kebutuhan kalian: Spirulina untuk kulit kusam dan tanda-tanda penuaan, Kefir untuk kulit sensitif dan berjerawat. Kalian juga dapat menggabungkan kedua masker atau menggunakannya secara bergantian.

Lakukan patch test terlebih dahulu dan gunakan bahan-bahan segar untuk hasil terbaik. Konsultasikan dengan dokter kulit jika kalian memiliki masalah kulit yang serius. Semoga bermanfaat!

Anda Pilih Masker Spirulina atau Kefir?

Vote sekarang untuk melihat hasil polling selera netizen!