Pilih Mana: Pasta atau Spaghetti?

Pasta dan spaghetti merupakan dua jenis hidangan yang sering menjadi pilihan di berbagai meja makan. Pasta, sebagai kategori umum, mencakup berbagai varian bentuk seperti penne, fettuccine, dan farfalle, dengan berbagai saus dan bahan pelengkap.

Spaghetti, di sisi lain, adalah salah satu jenis pasta yang paling terkenal, sering disajikan dengan saus tomat, bolognese, atau aglio e olio. Keduanya memiliki tempat istimewa dalam kuliner, memberikan pengalaman rasa yang berbeda-beda tergantung pada saus dan bahan tambahan yang digunakan. Keberagaman pasta dan spaghetti membuatnya menjadi pilihan yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing individu.

Dalam artikel ini kita akan membahas lebih dalam mengenai Pasta dan Spaghetti, mulai dari kelebihan hingga kekurangan yang dimiliki keduanya. Simak lebih lanjut artikel berikut!

Pasta

Pasta merupakan jenis olahan gandum yang dipakai sebagai bahan makanan utama di negara-negara Eropa. Pasta amat populer sebab selain praktis dan gampang disimpan, pasta mempunyai rasa yang lebih toleran di lidah semua orang. Pasta umumnya dihidangkan dengan beraneka ragam saus sedap yang menambah cita rasa pasta itu sendiri.

Pasta pula dipercayai sebagai pengganti nasi sebagai makanan yang memberikan asupan karbohidrat sehari-hari. Pasta pula lebih berserat sebab umumnya terbuat dari gandum. Pasta gampang diperoleh, terlebih lagi dikala ini banyak produsen yang memproduksi pasta kemasan dengan ukuran pas buat Kamu serta keluarga. Pasta dapat Kamu sajikan sehari- hari dalam berbagai kreasi olahan kuliner.

Berbicara mengenai pasta memang tidak lepas dari Italia. Makanan yang satu ini memang kali pertama terkenal di negara yang juga tempat lahirnya pizza ini. Lebih dari 400 tahun lalu, makanan yang mirip mie ini lahir. Saat ini tidak cuma di Italia saja, pasta dengan bermacam tipe bisa dengan mudah Kamu temui di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Kata pasta bersumber dari bahasa Italia, yakni Pasta Alimentare. Kata itu mempunyai arti adonan makanan seperti adonan pastry, adonan cake, serta adonan kering. Penafsiran ini berbeda bila diartikan berdasarkan kronologi munculnya pasta. Bagi literatur sejarah, pasta malah pertama kali lahir di China. Sejarah Tiongkok sudah mengenal mie lebih lama, jauh saat sebelum terdapat pasta di Italia,

Orang China mengklaim kalau mie yang telah jadi makanan yang kental budaya Tiongkok sejak lama, merupakan cikal bakal munculnya pasta yang saat ini diketahui warga sebagai salah satu ikon kuliner Italia. Tetapi, perihal itu memang betul apa adanya. Sejarah sudah membuktikan kalau pada tahun 1295 Marco Polo membawa oleh-oleh saat kembali dari penjelajahannya dari tanah China.

Selidik demi selidik dibuktikan, kalau Marco Polo membawa buah tangan berupa mie dari China. Mulanya ia cuma membawanya saja, namun lambat- laun banyak orang Italia yang menyukainya. Mereka berupaya buat mencoba pembuatannya. Hingga pada akhirnya, mie ini tumbuh amat cepat dan berubah sesuai bentuk kreasi para juru masak Italia. Selanjutnya, mie yang mereka buat dari adonan itu dikenal sebagai pasta.

Kelebihan Pasta

Cocok untuk Diet

Pasta, yang terbuat dari biji-bijian, merupakan bagian penting dari kelompok makanan dasar dalam diet sehat yang juga mencakup sayuran, buah-buahan, ikan, dan unggas. Pasta bukan hanya menyediakan sumber energi yang baik, tetapi juga kaya serat jika terbuat dari gandum utuh. Kandungan serat ini tidak hanya membantu mengatasi masalah perut, tetapi juga berkontribusi pada penurunan kadar kolesterol. Sebagai variasi menyenangkan, kalian dapat mencoba memasak tagliatelle dengan tambahan jamur dan minyak truffle untuk pengalaman kuliner yang lezat dan bergizi.

Dapat Membantu Mencegah Kanker

Pasta gandum utuh bukan hanya lezat, tetapi juga menyajikan beragam manfaat kesehatan. Kandungan nutrisi dalam pasta ini dapat membantu melindungi tubuh dari jenis kanker tertentu, terutama kanker perut dan usus besar. Untuk pengalaman kuliner yang istimewa, kalian dapat mencoba menyajikan spaghetti carbonara dengan menggunakan pasta gandum utuh.

Namun, disarankan untuk tidak menjadikan hidangan kaya ini sebagai menu sehari-hari, karena biasanya disiapkan dengan bahan tambahan seperti daging asap, butter, kuning telur, dan keju Parmesan. Tetaplah berhati-hati dalam konsumsi makanan berlemak tinggi, meskipun sesekali dapat dinikmati sebagai sajian istimewa.

Dapat Membantu Menurukan Berat Badan

Pasta seringkali dianggap berkontribusi pada reputasi buruk karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa karbohidrat tidak secara otomatis menghambat usaha menurunkan berat badan, selama konsumsinya tidak berlebihan. Bahkan, sebuah studi mencatat bahwa individu yang mengkonsumsi pasta sebagai bagian dari pola makan Mediterania memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Selain itu, pasta juga mengandung jumlah lemak perut yang lebih rendah dibandingkan jenis lemak lainnya. Kombinasi tomat segar dengan bawang putih, kemangi, dan sedikit minyak zaitun merupakan pilihan bahan yang sehat untuk menyajikan pasta.

Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Terkendali

Indeks glikemik (GI) adalah ukuran seberapa cepat gula masuk ke aliran darah. Diet sehat yang mencakup makanan dengan GI rendah dapat membantu mencegah diabetes dan obesitas, dan pasta memiliki GI rendah. Cobalah memasak tortellini en brodo. Pasta jenis tortellini dimasak dengan daging cincang yang lezat, dan ditambah dengan kaldu untuk sausnya. Makanan dengan GI rendah, seperti tortellini, dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengelola berat badan dengan baik.

Kekurangan Pasta

Kekurangan Nutrisi Penting

Jika sering mengkonsumsi pasta sebagai hidangan utama beberapa kali dalam seminggu, bisa jadi asupan nutrisi kamu tidak seimbang melalui pola makan tersebut. Hal ini dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhmu. Sebagai alternatif mengkonsumsi pasta secara berulang, sebaiknya variasikan makanan dengan jenis lain guna memastikan tubuh mendapatkan berbagai macam nutrisi baik makronutrien maupun mikronutrien.

Saat ini, terdapat banyak pilihan bahan dasar pasta yang lebih sehat, seperti pasta yang terbuat dari polong-polongan dan biji-bijian, yang kaya akan serat dan protein. Menggantikan pasta biasa dengan variasi makanan sehat seperti ini dapat meningkatkan keseimbangan nutrisi dalam pola makan harianmu.

Jenis Pasta

Vermicelli

Vermicelli merupakan pasta yang mirip dengan spageti. Cuma saja ukurannya lebih kecil dan pendek. Pasta ini umumnya diolah bersama hidangan laut serta dijadikan campuran sup.

Fettuccine

Dalam bahasa Italian, Fettuccine artinya adalah pita kecil. Itu karena pasta ini mempunyai bentuk seperti pita dengan lebar sekitar 6, 5 millimeter. Fettucini menjadi makanan populer bangsa Romawi.

Lasagna

Pasta ini berbentuk seperti lembaran tipis yang panjang sekitar 27 centimeter serta lebar 5 centimeter. Pasta ini umumnya disusun sampai 7 lapis. Secara harafiah, lasagna itu merupakan lasagna yang berisikan daging. Tidak hanya itu pasta ini pula dapat diisi dengan sayuran, daging ayam, makanan laut, dan lainnya.

Fusilli

Fusili merupakan pasta yang berbentuk spiral. Pasta ini umumnya dihidangkan dengan daging ayam, daging sapi, ataupun sayuran.

Spaghetti

Spaghetti merupakan salah satu jenis pasta yang berbentuk panjang, tipis, silindris, serta padat, yang bila diperhatikan menyerupai mie pada umumnya. Ini merupakan makanan utama dalam masakan Italia tradisional. Sebab berbentuk seperti mie, mayoritas orang menyebutnya mie dari Italia walaupun banyak versi pasta lainnya yang berbentuk seperti mie. Seperti pasta pada umumnya, spaghetti dibuat dari gandum giling dan air. Spageti Italia dibuat dari semolina gandum durum, namun di tempat lain dapat dibuat dengan tepung jenis lain.

Awal mulanya ukuran spageti amat panjang, namun setelah itu yang berukuran lebih pendek semakin terkenal selama paruh kedua abad ke-20 serta saat ini spageti paling banyak tersaji dalam ukuran panjang 25–30 centimeter (10–12 in). Sebagian versi hidangan pasta berawal dari pasta jenis ini sebagai dasar.

Spaghetti awal kali dibuat oleh orang China berupa mie yang merupakan makanan favorit orang China. Pada tahun 1292 kala expedisi seseorang dari Italia mampir di China melihat warga China banyak yang mengkonsumsi mie setelah itu tertarik kemudian dibawa ke Italia. Nyatanya orang Italia terpikat dengan mie ini kemudian dikembangkan dan dinamakan spaghetti.

Bolognaise sendiri namanya berawal dari salah satu kota di Italia yakni kota Bologna. Ialah saus dari Spaghetti yang lezat & enak yang diciptakan oleh ahli masak Italia dengan bahan dasar tomato sauce serta daging cincang.

Dalam perkembangannya seiring dengan kemajuan jaman Spaghetti Bolognaise ini amat disukai oleh masyarakat dunia tidak cuma orang Italia saja, sehingga seluruh juru masak di dunia ini dapat membuatnya serta berlomba lomba dengan variasi- variasinya agar lebih menarik serta lebih lezat.

Kelebihan Spaghetti

Sumber Energi yang Baik

Spaghetti yang berasal dari gandum utuh tidak hanya lezat tetapi juga merupakan sumber karbohidrat kompleks yang memberikan energi secara bertahap. Karbohidrat kompleks dalam spaghetti memiliki peran penting dalam menjaga tingkat gula darah tetap stabil. Dengan memberikan energi secara bertahap, spaghetti membantu menghindari lonjakan gula darah yang tiba-tiba. Selain itu, konsumsi karbohidrat kompleks juga berkontribusi pada kekuatan tahan tubuh. Dengan demikian, spaghetti dapat menjadi pilihan makanan yang sehat untuk menjaga keseimbangan energi dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Rendah Lemak Jenuh

Spaghetti umumnya mengandung rendah lemak jenuh, khususnya jika disajikan dengan saus yang memiliki kandungan lemak rendah. Kelebihan ini memberikan dukungan positif terhadap pemeliharaan berat badan yang sehat dan kesehatan jantung. Konsumsi makanan rendah lemak jenuh dapat membantu menjaga kadar kolesterol dalam batas normal, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. Dengan memilih opsi saus yang rendah lemak, kita dapat menikmati hidangan spaghetti dengan cita rasa yang lezat sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Memiliki berbagai Macam cara Penyajian

Spaghetti memberikan fleksibilitas dalam penyajiannya dengan berbagai kombinasi saus, sayuran, dan protein, sehingga menghasilkan hidangan yang kaya nutrisi dan seimbang. Dengan menggabungkan pasta ini dengan saus tomat yang kaya antioksidan, sayuran segar seperti brokoli atau bayam, dan protein rendah lemak seperti daging ayam atau kacang-kacangan, kita dapat menciptakan hidangan yang tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan. Kombinasi tersebut tidak hanya memberikan variasi cita rasa yang menarik, tetapi juga memastikan bahwa tubuh mendapatkan berbagai nutrisi penting yang diperlukan untuk kesehatan optimal.

Kekurangan Spaghetti

Kandungan Kalori yang Tinggi

Spaghetti cenderung memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi, terutama ketika disajikan dengan saus berlemak dan tambahan keju. Konsumsi berlebihan dari hidangan ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang berpotensi menjadi faktor risiko untuk masalah kesehatan seperti obesitas.

Penting untuk menjaga proporsi porsi dan memilih saus dengan bijak agar dapat menikmati spaghetti tanpa meningkatkan risiko penambahan berat badan yang tidak sehat. Kombinasi pasta dengan saus yang rendah lemak dan pilihan bahan tambahan yang sehat dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi dan mendukung gaya hidup yang sehat.

Jenis Spaghetti

Angel hair

Umumnya, sih angel hair sangat sering disebut spaghetti. Padahal beda sekali dari segi adonan serta penyajian. Angel hair ini lebih tipis dan tidak sekenyal spaghetti.

Bucatini

Bucatini tuh mirip-mirip dengan angel hair serta spaghetti. Jika angel hair lebih tipis dari spaghetti, maka bucatini lebih tebal dari angel hair, tetapi tak setebal spaghetti. Bucatini mempunyai lubang pada bagian tengahnya yang jadi ciri khas.

Aglio Olio

Aglio olio merupakan dasar saus pasta yang bersifat non-creamy. Dikutip dari Nibble, aglio olio diambil dari bahasa Italia di mana aglio berarti bawang putih, serta olio berarti olive oil alias minyak zaitun. Jadi pasta yang disajikan saus ini bakal dimasak terlebih dulu dengan tumisan bawang putih cincang, parsley, dan minyak zaitun.

Carbonara

Saus yang satu ini sudah sering kita jumpai di resto- resto bernuansa Italia. Saus carbonara bersifat creamy dan enak dengan cita rasa keju yang kuat. Carbonara merupakan modifikasi dari alfredo yang dikasih tambahan keju lebih banyak serta dibubuhi potongan daging asap. Pasta yang kerap dihidangkan dengan saus ini adalah fettucini dan spaghetti.

Perbandingan Pasta dan Spaghetti

Pasta Spaghetti
Kelebihan- Cocok untuk Diet
- Dapat Membantu Mencegah Kanker
- Dapat Membantu Menurukan Berat Badan
- Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Terkendali
- Sumber Energi yang Baik
- Rendah Lemak Jenuh
- Memiliki berbagai Macam cara Penyajian
Kekurangan- Kekurangan Nutrisi Penting- Kandungan Kalori yang Tinggi
Beli online
Harga Termurah

Kesimpulan

Dari artikel ini, dapat disimpulkan bahwa memilih antara pasta dan spaghetti dapat dipertimbangkan berdasarkan preferensi pribadi dan tujuan kesehatan. Penting untuk menciptakan variasi dalam pola makan dan memilih saus serta bahan tambahan dengan bijak. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan keduanya, pemilihan antara pasta dan spaghetti dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan gizi dan preferensi masing-masing individu. Semoga bermanfaat!

Anda Pilih Pasta atau Spaghetti?

Vote sekarang untuk melihat hasil polling selera netizen!