Parenting

Pilih Mana: Pil KB atau Suntik KB?

Memiliki anak memang keinginan semua orang tua. Namun, orang tua yang telah memiliki beberapa anak, atau orang tua yang baru saja mendapatkan anak biasanya akan melakukan cara untuk menunda atau mencegah kehamilan. Banyak alasan yang melatar belakangi, salah satunya adalah agar jarak anak tidak terlalu berdekatan. Hal ini diperlukan karena sang ibu akan kesulitan untuk mengurusnya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunda atau mencegah kehamilan, di antaranya yaitu menggunakan alat kontrasepsi seperti pil KB dan KB suntik. Jika Anda harus memilih, Anda akan pilih mana? Pil KB atau suntik KB?

Dua alat kontrasepsi yang saat ini banyak dipakai oleh para ibu dan perempuan adalah pil KB dan suntik KB. Pil KB banyak dipakai karena harganya yang murah, selain memiliki harga yang murah mudah pula untuk mendapatkan pil KB ini. Alat kontrasepsi lain yang juga banyak digunakan oleh negara-negara berkembang adalah suntik KB. Suntik KB banyak diminati karena efektif dan memiliki jangka waktu yang agak lama. Jadi suntik KB dapat Anda lakukan 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali.

Baca juga Pilih Mana: Caesar atau Induksi?

Pil KB

Di dalam pil KB terdapat versi sintetis dua hormon yang diproduksi secara alami dalam tubuh wanita. Dua hormon tersebut yaitu estrogen dan progestin. Dua hormon ini memiliki fungsi untuk mengatur siklus menstruasi wanita.hormon yang terdapat dalam pil KB ini memiliki tiga cara untuk mencegah kehamilan. Pertama, mencegah indung telur melepas sel telur. Kedua, membuat lendir rahim menjadi lebih tebal agar sperma sulit masuk. Terakhir, mengubah dinding rahim agar sel telur tidak dapat dibuahi di dalam rahim.

Kelebihan Pil KB

Berikut kelebihan pil KB yang perlu Anda ketahui:

  • Siklus Menstruasi Teratur

Kelebihan yang dimiliki oleh pil KB adalah dapat membuat siklus menstruasi menjadi teratur. Hal ini juga dapat membantu wanita yang mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Misalnya terlalu cepat atau terlalu jarang. Selain itu, menstruasi yang dialami cenderung lebih ringan. Dengan menggunakan pil KB ini, nyeri dan kram pada saat menstruasi juga terasa lebih ringan.

  • Peluang Rendah Anemia Defisiensi Zat Besi

Pil KB dapat mengurangi jumlah aliran darah pada saat menstruasi. Jumlah darah yang hilang tersebut memberikan manfaat yang penting untuk mencegah terjadinya anemia.

  • Menekan Risiko Endometriosis Simptomatik

Pil KB memang tidak memiliki fungsi untuk menyembuhkan endometriosis. Pil KB hanya mampu untuk menghentikan perkembangan penyakit. Untuk mengendalikan pertumbuhan endometriosis dan nyeri, pil KB adalah solusinya. Hal ini dikarenakan terapi hormon melalui pil KB adalah yang paling minim efek sampingnya.

  • Menanggulangi Risiko Payudara Fibrosistik

Melalui terapi kontrasepsi oral ternyata dapat meningkatkan kondisi dari payudara fibrosistik. Hal ini berdasarkan hasil survey dari 90 persen pasien yang menggunakan kontrasepsi oral.

  • Tidak Mengurangi Kesuburan

Pil KB tidak memberikan efek mengurangi kesuburan penggunanya. Meski begitu, Anda membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan untuk bisa hamil setelah menggunakan pil KB.

Kekurangan Pil KB

Berikut kekurangan pil KB yang perlu Anda ketahui:

  • Risiko Stroke

Pengguna pil KB yang memiliki migrain menunjukkan peningkatan risiko stroke.Hal ini tentunya berbeda dengan pengguna pil KB yang tidak memiliki riwayat migrain.

  • Meningkatkan Tekanan Darah

Pil KB ini ternyata dapat meningkatkan tekanan darah penggunanya. Namun, peningkatan tekanan darah ini hanya terjadi sementara. Tekanan darah pengguna pil KB perlu dipantau beberapa bulan sejak ia mulai menggunakan pil KB.

  • Kenaikan Berat Badan

Pil KB juga dapat memberikan kenaikan berat badan bagi penggunanya. Hal ini dikarenakan terjadi penumpukan cairan atau lemak yang tersimpan akibat estrogen di paha, pinggul, serta di payudara. Kenaikan berat badan ini juga terjadi akibat kurangnya aktivitas fisik hingga meningkatnya asupan makanan. Selain itu kekurangan pil KB adalah harus diminum setiap hari atau setelah berhubungan, hal ini tidak cocok untuk orang yang mudah dan sering lupa.

Kelebihan Pil KBKekurangan Pil KB
- Siklus menstruasi teratur- Risiko terkena stroke bagi penderita migrain
- Menekan risiko endometriosis simptomatik - Meningkatkan tekanan darah
- Menanggulangi risiko payudara fibrosistik- Kenaikan berat badan

Suntik KB

Suntik KB merupakan cara mencegah kehamilan dengan menyuntikkan kontrasepsi hormonal untuk menghentikan penggunanya berovulasi. Suntik KB ini biasanya disuntikkan di bagian tertentu pada tubuh, seperti pada paha, pundak, bawah perut, lengan dan bagian-bagian lainnya. Suntik KB ini bervariasi, ada suntik KB 1 bulan dan ada pula suntik KB 3 bulan. Anda dapat memakai sesuai kebutuhan.

Kelebihan Suntik KB

Berikut kelebihan suntik KB yang perlu Anda ketahui:

  • Mencegah Kehamilan Hingga 99%

Salah satu kelebihan suntik KB sehingga memiliki banyak pengguna adalah karena suntik KB dapat mencegah kehamilan hingga 99%. Hal ini sangat disukai penggunanya mengingat tujuan penggunaan kontrasepsi adalah untuk mencegah kehamilan.

  • Memberikan Kenyamanan

Menggunakan suntik KB dapat memberikan kenyamanan kepada pasangan suami istri. Dengan melakukan 1 kali suntik, pengguna tidak perlu khawatir dan tidak perlu memikirkan kontrasepsi selama 1 bulan hingga 3 bulan ke depannya. Anda dapat spontan berhubungan tanpa perlu khawatir terjadi kehamilan.

  • Dapat Digunakan Ibu Menyusui

Suntik KB ini dapat digunakan pula oleh ibu menyusui dan tidak memberikan risiko negatif. Namun, suntikan pertama kepada ibu menyusui harus diberikan setelah 6 minggu persalinan. Selain itu, suntik KB juga memiliki kelebihan untuk menurunkan risiko kanker rahim serta memberikan perlindungan terhadap infeksi panggul.

Kekurangan Suntik KB

Berikut kekurangan suntik KB yang harus Anda ketahui:

  • Siklus Menstruasi Menjadi Tidak Teratur

Melakukan kontrasepsi dengan suntik KB ini dapat membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Hal ini dikarenakan cairan yang masuk ke dalam tubuh mengendap dan memengaruhi aktivitas di dalam tubuh. Selain itu, suntik KB juga dapat memicu timbulnya jerawat, sakit kepala, nyeri, dan berbagai keluhan lainnya.

  • Meningkatkan Berat Badan

Keluhan lainnya yang dialami oleh pengguna suntik KB adalah meningkatnya berat badan. Dikutip dari Tribunnews.com suntik KB 3 bulan dapat meningkatkan berat badan sebanyak 5,5 kg dan meningkatkan lemak tubuh sebesar 3,4 % dalam jangka waktu 3 tahun pemakaian. Bagi yang tidak menyukai kegemukan maka tidak cocok untuk memilih jenis kontrasepsi ini.

  • Memicu Osteoporosis

Suntik KB 3 bulan dapat memicu terjadinya osteoporosis, hal ini dikarenakan suntik KB dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh Anda.Penggunaan suntik KB dalam jangka waktu yang lama dapat memicu terjadinya osteoporosis.

Kelebihan Suntik KBKekurangan Suntik KB
- Mencegah Kehamilan Hingga 99%- Membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur
- Memberikan kenyamanan- Meningkatkan berat badan
- Dapat digunakan ibu menyusui- Memicu osteoporosis

Pilih Mana: Pil KB atau Suntik KB?

Di atas telah dijelaskan perbedaan antara pil KB dan suntik KB. Pil dan suntik KB memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda dapat memilih mana jenis kontrasepsi yang sesuai dan cocok untuk Anda. Agar lebih jelas, kami telah merangkum perbedaan pil KB dan suntik KB pada tabel berikut:

Pil KBSuntik KB
- Berbentuk pil- Berbentuk cairan
- Perlu dikonsumsi setiap hari atau setelah berhubungan- Penyuntikan dilakukan 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali
- Siklus menstruasi teratur - Membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas yang memaparkan tentang pil KB dan suntik KB, dapat kami simpulkan bahwa penggunaan untuk jangka panjang yang lebih aman adalah pil KB. Namun, Anda harus mengonsumsi pil KB ini setiap hari atau setelah berhubungan. Bagi orang yang mudah lupa mungkin sebaiknya menggunakan suntik KB karena dilakukan hanya 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Pil KB vs Suntik KB

VS

Leave a Reply