Masak

Pilih mana: Slow Cooker vs Steam Cooker?

Elektronik yang sering digunakan di kehidupan sehari-hari pada umumnya untuk memasak nasi dan untuk menghangatkan makanan yang sudah dimasak agar panas  secara merata. Dengan adanya alat elektronik yang satu ini, sangat membantu di kehidupan kita.

Terutama sangat membantu untuk ibu rumah tangga dan anak kostan. Alat elektronik multifungsi yang sering digunakan oleh anak kostan ini berkapasitas daya listrik yang berkisaran sekitar 120-350 watt. Tergantung dari berbagai merk slow cooker dan steam cooker tersebut.

Namun kedua alat elektronik ini memiliki tujuan yang sangat berbeda mulai dari desain serta kegunaan pada keduanya. Sehingga kebanyakan orang salah menggunakan bahkan bingung untuk membedakan keduanya.

Untuk mendapatkan kedua alat elektronik ini sangat mudah. Kamu bisa menemukan dimana saja mulai dari toko offline dan online, dan tentunya dari berbagai toko pasti memiliki harga yang berbeda. Maka dari itu simak penjelasan berikut mengenai slow cooker dan steam cooker agar anda tidak keliru untuk menentukan keduanya ;

Slow cooker

Slow cooker adalah alat elektronik yang kegunaannya untuk menghangatkan atau memasak makanan yang harus dimasak dengan menggunakan api kecil dan lama, dengan memastikan panas tersebar dengan merata.

Seperti sup, bubur, baby food, dan kaldu. Tidak dirancang untuk mencapai titik didih sehingga membuat slow cooker ini sangat lama untuk memasak nasi. Untuk memasak nasi menggunakan slow cooker ini  membutuhkan waktu lama sekitar 1 jam lebih. 

Dengan memiliki waktu memasak yang cukup lama, tapi alat yang satu ini bisa mengempukkan daging serta membuat bumbu menjadi meresap kedalam masakan. Maka dari itu, kurang cocok untuk anak kosan memasak nasi menggunakan alat yang satu ini. Baca juga: Pilih mana: Yakult vs Cimory?

Slow cooker yang memiliki desain khusus menggunakan wadah berbahan keramik dan memiliki daya lebih kecil dibandingkan rice cooker. Dengan kebutuhan daya listrik yang berkisar 120 watt.

Kelebihan slow cooker

  • Membantu menyiapkan MPASI

Alat yang satu ini sering digunakan oleh ibu rumah tangga untuk membuat makanan lembut yang mengandung gizi tinggi untuk balita. Slow cooker sangat membantu dalam mengolah makanan bayi yang prosesnya sangat lama, seperti membuat bubur.

  • Membuat daging terasa empuk dan meresap pada bumbu

Tidak hanya untuk membuat MPASI, slow cooker juga berfungsi membuat olahan daging yang keras menjadi empuk dan lembut serta membuat bumbu meresap pada daging.

  • Tidak menghilangkan kandungan nutrisi

Salah satu keunggulan yang dimiliki slow cooker yang jarang di jumpai pada alat elektronik masak lainnya yaitu tidak menghilangkan kandungan nutrisi didalam makanan tersebut. Dengan suhu yang rendah serta menggunakan api yang kecil membuat  makanan yang dimasak menggunakan slow cooker tetap sehat dan gizi makanan tetap terjaga.

  • Tidak membuat makanan mudah gosong

Dengan metode yang biasanya digunakan memerlukan perhatian ekstra untuk menunggu makanan di depan kompor agar tidak gosong. Dengan slow cooker membuat makanan dimasak tidak akan gosong dan tidak akan berkurang kandungan air didalamnya.

  • Bisa digunakan untuk memasak bubur dan sup

Salah satu cara praktis untuk membuat bubur yang memerlukan waktu yang sangat lama. Dengan menggunakan slow cooker bisa memberikan hasil yang maksimal dalam pembuatan bubur dan sup yang sangat lezat.

Kekurangan Slow cooker

  • Waktu yang lama untuk memasak

Slow cooker memiliki kekurangan yang salah satunya, yaitu pada saat memasak makanan memerlukan waktu yang sangat lama sekitar 1 jam lebih sehingga tidak cocok untuk memasak darurat atau terburu-buru.

  •  Memasak makanan yang terbatas

Tidak semua makanan bisa dimasak menggunakan slow cooker, ada beberapa makanan saja yang harus dimasak menggunakan api sedang dan memerlukan waktu yang lama.

  • Harganya yang terbilang mahal

Slow cooker adalah salah satu elektronik yang memiliki harga jual yang terbilang mahal. Dengan harga sekitar Rp.200 sampai dengan Rp.1jt keatas, sesuai dengan desainnya dan merknya.

Steam cooker

Steam cooker merupakan peralatan masak elektrik yang memudahkan untuk mengukus makanan. Cara penggunaan food steamer yang cukup praktis,  hanya dengan memasukkan air ke dalamnya dan menekan tombol on. Kamu juga bisa mengukus daging atau bolu menggunakan produk ini. 

Lalu, produk ini juga mampu menjaga kadar air dalam kukusan sayur sehingga tidak mengurangi kandungan yang terdapat pada makanan yang dikukus. Selain itu, produk ini bisa digunakan untuk mengukus ikan atau daging. Hal tersebut membuat produk ini cocok untuk kamu yang sedang diet. Dengan kebutuhan daya listrik yang berkisar 400 sampai 900 watt.

Kelebihan steam cooker 

  • Nutrisi yang terjaga
Lihat juga:  Pilih mana: Slow Cooker vs Food Processor ?

Jika kamu sering menggoreng atau merebus makanan, yang dimana sebagian nutrisinya akan rusak karena kontak langsung dengan panas dari air dan minyak. 

Sedangkan jika kamu menggunakan metode memasak dikukus, maka makanan akan matang dengan sama, sempurna dan nutrisinya pun maksimal serta tetap terjaga.

  • Bebas minyak

Memasak dengan metode mengukus akan membuat makanan bebas dari tambahan minyak. Makanan yang kamu buat akan matang dengan uap panas dari air mendidih di bawahnya. Jika kamu memiliki riwayat kolesterol atau sedang menjalani program diet, metode memasak makanan dengan food steamer ini sangat baik untuk digunakan.

  • Rasa dan aroma makanan tidak tercampur

Steamer cooker memiliki 2 hingga 3 layer kukusan, yang dimana ketika menggunakannya, kamu bisa mengukus beberapa makanan sekaligus. Bahkan, jika ada 2 jenis makanan dengan rentang waktu memasaknya tidak terlalu jauh, maka kamu bisa menggabungkan keduanya  dalam 1 layer yang sama. 

Namun, kamu tidak perlu khawatir, dimana teknologi pada steamer cooker ini dapat mencegah rasa dan aroma makanan tidak saling bercampur. Jadi, walaupun digabung pada saat mengukus makanan, rasa dan aroma makanan akan tetap terjaga seperti semula

Kekurangan steam cooker 

  • Harganya tidak ekonomis

Untuk peralatan masak yang hanya digunakan untuk mengukus dengan harga dari steamer cooker ini terbilang cukup mahal. Per unitnya bisa dibanderol mulai dari harga Rp.500.000 ribu hingga Rp.4.000.000 juta.

Variasi harga yang ditentukan oleh merek steamer cooker dan bahan pembuatnya. Walaupun harganya cukup mahal, tapi produk ini dapat kamu gunakan setiap hari. Memasak dengan metode mengukus merupakan pilihan yang baik untuk keluarga kamu tetap sehat.

  • Daya listrik tinggi

Daya listrik yang dibutuhkan food steamer ini lumayan tinggi. Sekitar 900 watt. Jadi, pastikan rumah kamu memiliki daya listrik yang mumpuni ya sebelum membeli food steamer. 

Di sisi lain, daya listrik 900 watt ini sebenarnya tidak terlalu membebani tagihan listrik anda. Sebab, biasanya kamu hanya butuh waktu 30 menit saja untuk sekali pemakaian food steamer.

Pilih mana: Slow Cooker vs Steam Cooker

Keterangan Slow Cooker Steam Cooker
Kelebihan - Membantu menyiapkan MPASI - Membuat daging terasa empuk dan meresap pada bumbu - Nutrisi yang terjaga - Bebas minyak
Kekurangan - Waktu yang lama untuk memasak -  Memasak makanan yang terbatas - Harganya tidak ekonomis - Daya listrik tinggi

Kesimpulan

Slow cooker dan Steam cooker adalah alat elektronik yang sama-sama bisa untuk memasak nasi, namun keduanya juga memiliki tujuan utama yang berbeda. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa Slow cooker lebih untuk memasak makanan yang memerlukan api kecil dan memasaknya perlu waktu yang lama tidak terburu-buru. Sedangkan, Steam cooker lebih untuk memasak makanan dengan metode mengukus agar makan tetap terjaga nutrisinya. 

Berikut penjelasan tentang Slow cooker dan Steam cooker. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Slow Cooker vs Steam Cooker

VS

Leave a Reply