Pilih Mana: Steak atau Sushi?

Siapa yang nggak kenal dengan makanan dari jepang yaitu sushi dan makanan berasal dari skandinavia yaitu Steak yang saat ini sudah tidak asing lagi bagi kita warga Indonesia karena dimana dua makanan khas dari negara luar tersebut sudah menjadi makanan favorite sebagian warga Indonesia dan belahan dunia lainnya. Saya akan membahas tentang kedua makanan tersebut ya agar bisa menambah sedikit pengetahuan kita mengenai makanan kedua negara tersebut, silahkan di simak ya.

Steak

Daging steak yang disajikan oleh resto-resto steak memiliki nama-nama yang menyiratkan jenis daging yang digunakan serta kekhasannya masing-masing, Jenis daging steak disini maksudnya adalah bagian otot sapi darimana daging steak tersebut berasal. Jenis daging akan menentukan rasa, teknik memasak dan yang terutama harga dari menu daging steak yang ingin kita pesan.

Rasa bisa dipengaruhi oleh banyaknya marbling atau sebaran lemak pada daging sapi, keempukan dan serat daging. Keempukkan sepotong daging steak ditentukan dengan potongan daging yang digunakan, yaitu dari bagian otot sapi mana ia berasal. Jika berasal dari bagian otot sapi yang jarang digerakkan maka daging steak akan terasa lebih empuk dari jenis daging steak lainnya.

Jika mau daging steak empuk, maka pilihlah potongan daging yang letaknya jauh dari leher, kaki dan paha. Begitu pula sebaliknya. Dan yang tak kalah penting adalah masalah harga karena menu steak merupakan salah satu jenis makanan yang harga satu porsinya cukup mahal.

Kelebihan Steak

Menguatkan Tulang dan Gigi

Bagi para orangtua dengan anak-anak dan remaja di rumah, menyajikan olahan daging sapi sebagai menu harian dapat menjadi pilihan yang baik untuk kesehatan mereka. Daging sapi memiliki manfaat penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi pada anak-anak dan remaja karena kandungan fosfor yang tinggi.

Fosfor membantu mendorong pertumbuhan tulang dan gigi mereka agar tumbuh dengan sempurna dan kuat. Tidak hanya anak-anak dan remaja, orang dewasa pun perlu asupan fosfor untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, mencegah kerapuhan dan patah. Oleh karena itu, mengonsumsi daging sapi juga menjadi pilihan yang bijak untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi pada semua usia.

Meningkatkan Massa Otot

Apakah kalian sebagai pecinta olahraga fitness, aerobik, atau program membentuk tubuh ideal? Jika ya, mungkin sebaiknya kalian memasukkan daging sapi ke dalam menu harian kalian. Pasalnya, daging sapi mengandung protein dan asam amino dengan tingkat konsentrasi yang tinggi. Kedua zat ini memiliki peran penting dalam proses pembentukan serat otot, sehingga otot dapat tumbuh lebih besar, padat, dan berisi.

Bagi para wanita, mengonsumsi makanan yang kaya akan protein dan asam amino dapat membantu menjaga massa otot agar bentuk tubuh tetap proporsional dan kencang, menghindarkan tubuh dari kelembekan yang disebabkan oleh penumpukan lemak yang berlebihan dibandingkan dengan otot.

Menyehatkan Kulit, Rambut, dan Kuku

Tidak hanya bermanfaat untuk pertumbuhan otot, memastikan asupan asam amino yang cukup dalam tubuh dapat meningkatkan kesehatan kulit dan kuku kalian, serta membuat rambut menjadi lebih kuat dan berkilau.

Jika kalian sering mengalami masalah rambut rontok dan kulit tubuh terlihat pucat, disarankan untuk meningkatkan konsumsi daging sapi. Semoga dengan lebih sering mengonsumsi daging sapi, masalah rambut rontok dapat berkurang dan kulit menjadi tampak lebih segar.

Menjaga Berat Badan

Mungkin sebelumnya kamu enggan untuk sering mengonsumsi daging sapi, karena informasi yang beredar menyebutkan bahwa makanan ini tinggi kolesterol. Namun, perlu diingat, para pencinta daging, di balik kandungan kolesterol yang tinggi, daging sapi juga mengandung suplemen L-carnitine dan asam linoleat terkonjugasi.

Riset telah menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen L-carnitine secara teratur dapat membantu menurunkan berat badan secara lebih signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya. Sementara itu, asam linoleat terkonjugasi terbukti efektif dalam menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Jadi, meskipun kandungan kolesterol perlu diperhatikan, manfaat lain dari daging sapi juga patut untuk dipertimbangkan.

Kekurangan Steak

Bahaya untuk Diet

Memang benar bahwa mengadopsi diet tinggi protein dapat mendukung upaya penurunan berat badan dengan memperpanjang rasa kenyang setelah makan dan memberikan sedikit keuntungan dalam pembakaran kalori melalui termogenesis.

Namun, perlu diingat bahwa jika sumber protein berasal dari daging hewani, kita harus menyadari bahwa beberapa jenis daging dapat memiliki kandungan kalori yang tinggi, yang berarti mereka menyediakan lebih banyak kalori per porsi dibandingkan dengan makanan lain, seperti sayuran misalnya.

Oleh karena itu, bagi mereka yang tengah berusaha menurunkan berat badan, disarankan untuk memilih daging sapi dan unggas tanpa lemak, atau ikan, karena cenderung memiliki kandungan kalori yang lebih rendah per porsi.

Sushi

Jepang memang terkenal akan ragam kulinernya. Salah satu kuliner yang paling terkenal dari Jepang di seluruh penjuru dunia adalah sushi. Para penggemar makanan Jepang pasti sudah mengenal apa itu Sushi. Sushi terbuat dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, atau sayuran maupun rumput laut.

Nasi sushi mempunyai rasa yang asam dan lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Di Jepang, ada lebih dari 50 sebutan untuk sushi. Beberapa di antaranya ada beberapa yang populer di Indonesia dan sering ada di daftar menu restoran di Indonesia.

Kelebihan Sushi

Kaya akan Nutrisi

Sushi mengandung sejumlah besar nutrisi penting, termasuk protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Ikan mentah yang digunakan sebagai bahan dasar sushi mengandung asam lemak omega-3 yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Mengurangi Kolesterol

Makanan laut, termasuk ikan yang sering digunakan dalam hidangan seperti sushi, telah lama dikenal memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, salah satunya adalah kemampuannya untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Ikan kaya akan asam lemak omega-3, terutama EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic), yang terbukti memiliki dampak positif terhadap kesehatan jantung.

Kedua jenis asam lemak ini membantu mengurangi produksi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), sehingga berkontribusi pada pemeliharaan tingkat kolesterol yang sehat. Selain itu, konsumsi ikan secara teratur juga dikaitkan dengan manfaat lain, seperti peningkatan fungsi otak dan pengurangan risiko penyakit kardiovaskular.

Rendah Kalori

Sushi secara umum diketahui memiliki kandungan kalori yang relatif rendah, terutama bila dibandingkan dengan makanan cepat saji atau hidangan yang digoreng. Kelebihan ini menjadikan sushi sebagai alternatif yang sangat baik, terutama bagi mereka yang berkomitmen untuk menjaga berat badan atau mempertahankan pola makan yang sehat.

Dengan keterlibatan berbagai jenis ikan, sayuran segar, dan nasi, sushi menawarkan kombinasi gizi yang seimbang. Kandungan rendah kalori ini tidak hanya bermanfaat untuk pengendalian berat badan, tetapi juga mendukung gaya hidup yang lebih sehat secara keseluruhan.

Tidak Memerlukan Banyak Bahan Pengawet

Sushi secara umum tidak memerlukan banyak bahan pengawet karena sebagian besar komponennya terdiri dari makanan segar yang diolah dalam waktu singkat setelah dibeli. Keunggulan ini menjadi poin penting yang menggarisbawahi kesegaran dan kelebihan gizi sushi dibandingkan dengan makanan olahan konvensional yang cenderung mengandung sejumlah besar bahan pengawet.

Kekurangan Sushi

Risiko Infeksi

Sushi, yang umumnya disajikan dengan menggunakan ikan mentah, memang memberikan pengalaman kuliner yang lezat dan unik. Namun, perlu diperhatikan bahwa terdapat risiko tertentu terkait dengan infeksi bakteri atau parasit yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, dalam menikmati sushi, sangat penting untuk menjaga kehati-hatian dan memilihnya dengan selektif, terutama dari restoran yang terpercaya.

Perbandingan Steak dan Sushi

Steak Sushi
Kelebihan- Menguatkan Tulang dan Gigi
- Meningkatkan Massa Otot
- Menyehatkan Kulit, Rambut, dan Kuku
- Menjaga Berat Badan
- Kaya akan Nutrisi
- Mengurangi Kolesterol
- Rendah Kalori
- Tidak Memerlukan Banyak Bahan Pengawet
Kekurangan- Bahaya untuk Diet- Risiko Infeksi
Beli online
Harga Termurah

Kesimpulan

Dengan perbandingan dua makanan di atas, kedua makanan cukup mempunyai perbedaan yang signifikan tergantung dari selera kalian ya, jika kalian lebih senang dengan makanan Jepang yang sehat dan menyukai makanan mentah Sushi dapat menjadi pilihan kalian, tetapi jika lidah lebih memilih varian daging steak yang biasanya di barengi dengan saus barbeque yang tidak asing di lidah steak adalah pilihan terbaik.

Anda Pilih Steak atau Sushi?

Vote sekarang untuk melihat hasil polling selera netizen!