Pilih Mana: Taekwondo atau Karate?

Seni Bela Diri adalah seni yang mengajarkan teknik untuk melindungi diri sendiri. Seni bela diri telah berkembang selama ribuan tahun, dan banyak gaya yang berbeda telah diperkenalkan. Beberapa Seni Bela Diri populer yaitu Karate, Taekwondo, Judo, dan Aikido.

Setiap seni bela diri memiliki teknik dan gerakan khas yang membedakannya. Misalnya, Taekwondo menekankan tendangan tinggi, sementara Karate lebih fokus pada pukulan tangan dan kaki yang terarah.

Dalam artikel ini kita akan membahas lebih dalam mengenai Seni bela diri Taekwondo dan Karate. Mulai dari kelebihan hingga kekurangan yang dimiliki keduanya. Simak lebih lanjut artikel berikut!

Taekwondo

Taekwondo yaitu olahraga bela diri modern yang bersumber pada bela diri tradisional Korea. Tae Kwon Do yang terdiri dari 3 kata yakni Tae berarti kaki atau menghancurkan dengan teknik tendangan, Kwon berarti tangan/ menghantam dan menjaga diri dengan teknik tangan, dan Do yang berarti seni atau metode mendisiplinkan diri.

Maka bila diartikan secara sederhana, Tae Kwon Do berarti seni ataupun cara mendisiplinkan diri / seni bela diri yang memakai teknik kaki dan tangan kosong.

Di Indonesia sendiri Taekwondo semakin terkenal semenjak dipromosikan secara besar-besaran oleh Saseong Nim Daxon Joetandi (Dan VII Kukkiwon), seorang bankir profesional yang terkenal sebagai pemegang sabuk hitam paling muda di Indonesia sejak berumur 7 tahun.

Sampai sekarang Taekwondo sangat terkenal di berbagai kalangan dimulai dari wanita, pria, yang masih muda hingga yang sudah berumur. Kalian juga bisa temukan tempat pelatihan Taekwondo di sekitar tempat tinggal kalian.

Kelebihan Taekwondo

Badan menjadi lebih fit

Beladiri Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang amat memprioritaskan kebugaran tubuh. Untuk menerapkan salah satu tekniknya saja kita membutuhkan kekuatan yang besar. Oleh karena itu taekwondoin (sebutan orang yang mendalami taekwondo) wajib melatih fisiknya supaya bisa dan maksimal dalam menerapkan tekniknya.

Mempertahankan diri

Sama halnya seperti beladiri lainnya, Taekwondo berguna untuk mempertahankan diri saat diserang. Masalah memang tidak dapat dituntaskan dengan kekerasan tetapi di dunia ini tidak sedikit yang pikirannya sudah tidak waras. Mungkin diserang pada saat tertentu bisa saja terjadi. Oleh karena itu paling tidak kita mesti meminimalisir resiko cedera sebab diserang dengan menekuni salah satu teknik beladiri seperti Taekwondo.

Disiplin diri

Tiap bentuk seni bela diri membutuhkan disiplin diri dan tekad. Taekwondo menawarkan berbagai gerakan, pola, serangan, tendangan dan pukulan yang membuat pikiran terstimulasi dan tubuh kuat. Taekwondo mengajarkan kita buat mengendalikan gerakan, menyempurnakan bentuk serta mengingat pola, yang membutuhkan konsentrasi dan fokus.

Kekurangan Taekwondo

Resiko tubuh terluka

Seperti yang kita tahu bahwa Taekwondo mengandalkan gerakan yang mengeluarkan seluruh kekuatan, maka resiko tubuh terluka harus siap diterima terlebih dibagian kaki. Jika tidak ditangani dengan baik akan terjadi luka yang cukup serius.

Terlalu mengandalkan kaki

Seperti yang kita tahu kalau 80% gerakan dari taekwondo adalah kaki, bagaimana jika kaki kamu mengalami luka atau semacamnya? Maka tidak bisa bertarung dan bisa saja dengan mudah dikalahkan lawan.

Sulit melakukan perlawanan jika kaki dikunci

Sama seperti kelemahan taekwondo sebelumnya, jika para pemakai beladiri Taekwondo kakinya sudah dikunci oleh lawan, maka mereka akan cukup sulit untuk melakukan perlawan balik.

Jenis Latihan Taekwondo

Seogi (Kuda-kuda)

Teknik ini tentu sangat penting didalam latihan Taekwondo, yaitu gerakan sebelum dilakukan pertandingan atau latihan yang lebih sering dikenal dengan kuda-kuda. Gerakan ini digunakan agar si petarung lebih siap dalam melakukan gerakan yang akan dilakukannya. Seogi sendiri terbagi menjadi 3 yakni Joochoom Seogi, Kyorugi Joonbi dan Apkoobi.

Jireugi (Pukulan)

Teknik ini adalah pukulan yang dimaksudkan untuk menjatuhkan lawan dengan pukulan. Teknik dari Jireugi sendiri ada 3 yaitu Area Makki, Momtong Jireugi dan Eolgoul Jireugi. Teknik ini cukup penting dikuasai untuk mereka yang bergelut di dunia Taekwondo.

Chagi (Tendangan)

Ini merupakan teknik yang paling diunggulkan dalam dunia Taekwondo, yaitu Chagi atau tendangan. Teknik ini dilakukan dengan melakukan gerakan-gerakan khusus yang dapat menaklukan lawan si petarung. Chagi sendiri terdapat 3 jenis yaitu Ap Chagi, Ap Chaoligi dan Dwi Chaoligi.

Makki (Tangkisan)

Teknik ini juga cukup penting di dunia beladiri termasuk di Taekwondo. Tangkisan dilakukan agar kita terhindar dari serangan lawan mengandalkan anggota tubuh seperti tangan dan kaki. Makki sendiri terdiri dari 3 jenis yaitu Arae Makki, Arae Hecho Makki dan Eolgol Makki.

Poomsae (Jurus)

Setiap beladiri tentu memiliki jurus atau teknik tersendiri agar lawan cepat tumbang begitu juga dengan Taekwondo. Poomsae sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu Kibon 1 atau 2 Jang (II Jang) dan Kibon 2 atau 1 Jang (I Jang).

Karate

Karate merupakan salah satu cabang olahraga dari bela diri yang hanya memakai tangan kosong tanpa bantuan senjata. Olahraga ini mempunyai tujuan utama, yakni untuk melindungi dan menjaga diri dari berbagai ancaman dan untuk memelihara kesehatan.

Karate berasal dari Jepang yang gerakannya memakai tangan dan kaki sebagai alat untuk melepaskan kekuatan pukulan, serangan, serta tendangan. Karate tidak hanya sebagai olahraga tempur yang menyegarkan juga bisa melatih mental supaya berani dan kuat. Kata “karate” berarti tangan kosong dan orang yang mempraktekkan karate disebut karateka.

Pada zaman sekarang karate juga bisa dipecah jadi aliran tradisional serta aliran olahraga. Gerakan tradisional lebih menekankan aspek bela diri dan teknik tempur sedangkan aliran olah raga lebih menumpukan teknik-teknik untuk pertandingan olah raga.

Kelebihan Karate

Untuk mempertahankan diri

Tidak hanya laki-laki, perempuan juga bisa berlatih karate agar bisa melindungi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Menekuni Karate tentu menjadi salah satu kelebihan agar kamu selalu bisa menjaga diri dengan baik.

Meningkatkan kesehatan fisik dan mental

Salah satu kelebihan dari menekuni Karate yaitu bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental kamu. Selain bisa menyeimbangkan aliran darah, Karate juga bisa menurunkan kolesterol. Mental kamu juga bisa dilatih dengan baik agar tidak mudah takut dan tenang dalam seluruh tekanan.

Memperkuat rasa percaya diri

Dengan menekuni Karate tentu akan memperkuat rasa percaya diri. Kamu bisa menjaga diri kamu dengan baik dan bisa juga untuk menolong orang yang membutuhkan pertolongan.

Kekurangan Karate

Bela diri paling mematikan

Salah satu sejarah yang terkenal sampai sekarang yaitu sang master Karate bernama Mas Oyama yang sanggup membunuh 3 banteng dengan tangan kosong. Wow, maka dari itu bisa dipastikan teknik yang diterapkan dapat sangat mematikan jika tidak bisa dikontrol dengan baik.

Resiko terluka

Sama seperti Taekwondo, Karate pun tentu memiliki resiko terluka yang tinggi pula. Jadi bagi kamu yang ingin belajar lebih dalam mengenai Karate mesti mengetahui resiko nya terlebih dahulu.

Kaki tidak begitu kuat

Jika Taekwondo kuat di bagian kaki, Karate malah sebaliknya yaitu gerakan kaki tidak begitu ditonjolkan. Jadi jika tangan kalian terluka atau semacamnya, Kaki tidak begitu bisa diandalkan di dalam gerakan Karate.

Jenis Latihan Karate

Taiso

Taiso bisa diterjemahkan secara umum sebagai peregangan atau stretching dan pemanasan (Warming-Up) yang memenuhi sebuah proses latihan olahraga. Dari sudut pandang Budo, Taiso lebih diartikan sebagai persiapan seluruh anggota badan seoptimal mungkin sebelum maupun setelah pelaksanaan rangkaian teknik-teknik yang jadi substansi dasar dari beladiri itu.

Kihon

Kihon secara harfiah berarti dasar / fondasi / akar dalam bahasa Jepang. Dari sudut pandang Budo, Kihon dimaksud sebagai unsur terkecil yang jadi dasar pembentuk suatu teknik yang umumnya berupa rangkaian dari sebagian buah teknik terkecil tersebut.

Kata

Kata disepakati sebagai latihan tertinggi dari Karate-do. Kata secara harfiah berarti bentuk atau pola, juga mempunyai maksud sebagai filsafat. Kata memainkan peranan yang berarti dalam latihan karate. Tiap kata mempunyai embusen (pola dan arah) serta bunkai (praktik) yang berbeda-beda tergantung dari kata yang lagi dikerjakan. Kata dalam karate mempunyai arti dan maksud yang berbeda.

Kumite

Kumite secara harfiah berarti “pertemuan tangan”. Kumite dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih dalam pemahaman Karate-do murni yang berdasarkan Zen), Kumite tidak dianggap sebagai suatu bentuk pertarungan, namun didefinisikan sebagai bentuk latihan diantara 2 orang yang saling bertanding dalam suatu arena, berusaha secara keras serta sportif untuk saling menunjukkan teknik terbaik mereka kepada lawannya dengan tetap tunduk pada aturan yang amat ketat.

Perbandingan Taekwondo dan Karate

Taekwondo Karate
Kelebihan- Badan menjadi lebih fit
- Mempertahankan diri
- Disiplin diri
- Untuk mempertahankan diri
- Meningkatkan kesehatan fisik dan mental
- Memperkuat rasa percaya diri
Kekurangan- Resiko tubuh terluka
- Terlalu mengandalkan kaki
- Sulit melakukan perlawanan jika kaki dikunci
- Bela diri paling mematikan
- Resiko terluka
- Kaki tidak begitu kuat
Beli online
Harga Termurah

Kesimpulan

Keduanya menawarkan manfaat fisik, mental, dan pengalaman dalam masing-masing seni bela diri dapat menjadi perjalanan pengembangan diri yang memuaskan. Dengan memahami perbedaan dan keunikannya, seseorang dapat membuat keputusan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasinya dalam memilih seni bela diri yang akan ditekuni.

Anda Pilih Taekwondo atau Karate?

Vote sekarang untuk melihat hasil polling selera netizen!