Kecantikan

Pilih Mana: Veneer atau Behel?

Kurangnya perawatan secara alami pada gigi sejak dini serta pola makan yang kurang sehat dapat menyebabkan berbagai kendala, misalnya posisi gigi tidak teratur, warna gigi menjadi kuning, serta masalah lainnya. Untuk mengatasi berbagai masalah pada gigi, saat ini telah banyak perawatan gigi yang dapat Anda lakukan. Dua di antaranya yaitu veneer dan behel.

Veneer dan behel merupakan dua cara perawatan gigi yang dapat mengatasi berbagai permasalahan gigi. Veneer disukai karena memberikan hasil yang cukup cepat dan tidak perlu menunggu lama. Sedangkan behel banyak digunakan karena ampuh dalam mengatasi gigi yang tidak teratur meskipun memakan waktu yang cukup lama dalam perawatannya. Baca juga Pilih Mana: TV LED atau Plasma?

Veneer

Veneer gigi merupakan lapisan mineral tipis yang ditempel untuk menutupi permukaan gigi depan. Veneerini banyak digunakan agar memiliki tampilan yang lebih putih dan memiliki bentuk yang lebih baik.

Kelebihan Veneer

Berikut beberapa kelebihan veneer yang perlu Anda ketahui:

  • Menutup Lapisan Gigi yang Kuning

Kelebihan pertama dari perawatan veneer gigi yaitu gigi yang tampak lebih kuning dapat ditutupi oleh veneer. Dengan demikian, gigi yang tampak merupakan gigi yang putih dan bersih.

  • Menutupi Gigi yang Rusak dan Keropos

Selain dapat membuat gigi tampak lebih putih dan bersih, lapisan porselen veneer gigi juga dapat membantu menutupi bagian gigi yang rusak atau keropos. Gigi Anda akan tampak lebih baik.

  • Meratakan Posisi Gigi yang Sedikit Kurang Rapi

Kelebihan lain yang akan Anda dapatkan jika melakukan veneer gigi adalah posisi gigi Anda yang kurang rapi dapat diatasi dengan dengan cara veneer gigi. Namun, ini hanya berlaku untuk posisi yang kurang rapi sedikit, bukan untuk posisi gigi yang tidak beraturan sangat parah. Renggang antar gigi yang kadang membuat makanan tersangkut juga dapat diatasi dengan veneer.

Kekurangan Veneer

Berikut beberapa kekurangan veneer yang perlu Anda ketahui:

  • Diperlukan Pengikisan Gigi

Salah satu kekurangan veneer ini adalah gigi Anda perlu untuk dikikis agar dapat di veneer. Ketebalan kikisan yang diperlukan hingga 0.5 mm agar bisa mendapatkan hasil akhir yang memuaskan. Gigi yang dikikis ini tidak bisa dikembalikan lagi. Sekali veneer, Anda harus melakukannya secara konsisten. Pengikisan yang dilakukan dapat menekan jaringan gigi dan merusaknya apabila hal ini dikerjakan secara tidak benar atau dikerjakan oleh yang bukan ahlinya. Dikutip dari Detik.com banyak yang mengeluhkan terjadinya pendarahan pada gusi karena veneer tidak dilakukan dengan benar.

  • Dapat Menyebabkan Gigi Menjadi Berlubang

Ketika telah melakukan veneer, Anda perlu merawat gigi dengan baik. Jika Anda tidak merawat gigi dengan benar maka akan ada kemungkinan gigi Anda bisa bolong atau berlubang.

  • Menyebabkan Gigi Menjadi Lebih Sensitif

Kekurangan lain dari veneer gigi ini adalah dapat membuat gigi menjadi lebih sensitif. Gigi menjadi lebih sensitif karena proses pemasangan veneer harus melakukan pengikisan terhadap enamel gigi. Semakin banyak enamel yang dikikis maka akan membuat gigi akan menjadi semakin sensitif dan mudah merasa ngilu. Gigi akan merasa ngilu atau sensitif saat makan makanan yang terlalu panas atau dingin, atau meminum minuman yang terlalu panas atau dingin pula.

  • Tidak Dapat Bertahan Lama

Pemasangan veneer gigi yang menggunakan sejenis semen khusus sebagai perekat atau yang biasa diketahui sebagai lem gigi ini mempunyai daya tahan 5 hingga 10 tahun. Semakin lama tentu daya lekat lem akan menurun dan akan membuat veneer menjadi lepas. Veneer gigi ini bersifat permanen dan irreversible, artinya apabila rusak maka harus diganti dengan melakukan proses yang sama dari awal. Oleh sebab itu veneer gigi harus diganti paling lama dalam waktu 10 tahun saja. Jika telah melakukan veneer ini, Anda harus mengunjungi dokter secara rutin setiap 6 bulan sekali. Untuk membersihkan gigi yang di veneer Anda juga perlu menggunakan benang gigi. Intinya, Anda harus merawat gigi yang telah di veneer dengan ekstra hati-hati.

Kelebihan VeneerKekurangan Veneer
- Menutup lapisan gigi yang kuning - Diperlukan pengikisan gigi
- Menutupi gigi yang rusak dan keropos- Dapat menyebabkan gigi menjadi berlubang
- Meratakan posisi gigi yang sedikit kurang rapi- Menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif

Behel

Tren kawat gigi atau behel mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Benda yang satu ini dikenal sebagai alat untuk merapikan gigi yang modern.

Kelebihan Behel

Berikut beberapa kelebihan behel yang perlu Anda ketahui:

  • Memperbaiki Susunan Gigi yang Tidak Teratur

Salah satu alasan seseorang memilih untuk menggunakan behel adalah untuk memperbaiki susuan gigi yang tidak teratur. Behel dapat membantu memperbaiki susunan gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk, ada celah di antara gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Dengan dipasangnya behel atau kawat gigi pada gigi, masalah susunan gigi ter sebut dapat diatasi agar susunan gigi menjadi lebih baik.

  • Meningkatkan Kesehatan Gigi

Selain dapat mengatasi masalah gigi tidak rata, masalah lain seperti plak, gigi tidak beraturan, pola gigitan yang tidak benar, bakteri, penyakit gusi, dan lain-lain juga dapat diatasi dengan penggunaan kawat gigi.

  • Melindungi Gigi

Behel gigi juga dapat berfungsi sebagai perisa atau pelindung gigi terhadap dampak buruk. Dampak buruk tersebut biasanya terjadi bagi yang memiliki pola gigitan yang tidak rata atau masalah ortodontik lainnya memiliki risiko yang lebih tinggi untuk memiliki dampak berbahaya pada gigi, seperti gigi depan menonjol, dan kerusakan atau masalah gigi dini.

Kekurangan Behel

Berikut beberapa kekurangan behel yang perlu Anda ketahui:

  • Merasakan Ketidaknyamanan

Salah satu kekurangan perawatan gigi menggunakan behel ini adalah dapat memunculkan rasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman ini cukup bervariasi pada tiap individu. Secara umum, gigi mungkin akan terasa sedikit sakit, sedikit longgar, dan kurang memiliki tenaga untuk menggigit pada beberapa hari pertama. Bibir, pipi, atau lidah akan terasa nyeri jika bagian dari behel menggesek bagian tersebut. Bahkan, ada orang yang mengalami sariawan saat menggunakan behel. Selain itu, Anda mungkin juga akan mengalami peningkatan air liur dan sedikit kesulitan untuk berbicara.

  • Mendapatkan Hasil yang Lama

Hasil dari perawatan gigi menggunakan behel ini terbilang cukup lama. Anda tidak bisa mendapatkan gigi Anda rapi hanya dalam satu atau dua hari saja. Anda memerlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

  • Mengalami Resorpsi Akar

Resorpsi akar adalah pemendekan akar gigi. Beberapa pasien ortodontik yang menggunakan behel cenderung mengeluhkan masalah ini. Namun, perubahan pada panjang akar ini merupakan hal yang normal dalam perawatan behel dan biasanya tidak menyebabkan efek buruk jangka panjang pada mulut yang sehat.

  • Memungkinkan Mengalami Cedera

Kemungkinan cedera juga bisa terjadi bagi orang yang melakukan perawatan gigi menggunakan behel. Karena kawat gigi menutupi gigi Anda, maka benturan atau pukulan yang mengenai mulut dapat menggores atau bahkan menggores bagian dalam bibir atau pipi Anda. Anda perlu mengIkuti saran dokter gigi Anda untuk menerapkan cara makan yang baik atau cara apapun yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan cedera.

Kelebihan BehelKekurangan Behel
- Memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur- Merasakan ketidaknyamanan
- Meningkatkan kesehatan gigi- Mendapatkan hasil yang lama
- Melindungi gigi dari kemungkinan kerusakan- Memungkinkan mengalami cedera

Pilih Mana: Veneer atau Behel?

Di atas telah dijelaskan mengenai perbedaan antara veneer dan behel. Untuk lebih jelasnya, kami telah merangkum perbedaan tersebut pada tabel berikut ini:

VeneerBehel
- Memerlukan pengikisan gigi- Tidak memerlukan pengikisan gigi
- Dapat memperbaiki gigi yang kurang rapi sedikit- Dapat memperbaiki posisi gigi yang tidak rapi secara menyeluruh
- Hasil relatif lebih cepatl- Hasil relatif lebih lama

Kesimpulan

Dari penjelasan mengenai perbedaan antara veneer dan behel tersebut dapat diketahui bahwa kedua perawatan gigi ini memiliki keunggulan masing-masing. Jika Anda perlu untuk memutihkan gigi dan merapikan gigi yang sedikit tidak teratur, Anda dapat melakukan perawatan veneer gigi. Tapi jika Anda membutuhkan untuk merapikan gigi yang sangat tidak teratur, maka sebaiknya Anda melalukan perawatan dengan behel.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Veneer vs Behel

VS

Leave a Reply