Aplikasi

Pilih Mana: Waze atau Google Maps?

Apakah Anda menjadi pengguna setia aplikasi Waze atau Google Maps? Jika ya, lebih bagus mana antar kedua aplikasi informasi navigasi tersebut? Perlu diketahui bahwa Google telah mengakuisisi alias mengambil alih Waze di tahun 2013 silam, sehingga banyak menimbulkan pertanyaan tentang nasib layanan yang hampir sama yakni Google Maps. Namun ternyata, Waze masih terus eksis berdampingan dengan software besutan Google tersebut.

Apa itu Waze?

Waze adalah perangkat lunak navigasi GPS yang bekerja pada smartphone dan tablet dengan dukungan GPS dan menyediakan informasi navigasi turn-by-turn dan waktu tempuh yang dikirim pengguna dan rincian rute, sambil mendownload informasi yang bergantung pada lokasi selama jaringan telepon seluler. Waze menggambarkan aplikasinya sebagai aplikasi navigasi GPS berbasis komunitas, yang bebas untuk diunduh dan digunakan.

Aplikasi ini pertama kali dikembangkan dan dipopulerkan oleh Waze Mobile, sebuah perusahaan Israel yang didirikan oleh Ehud Shabtai, Amir Shinar dan Uri Levine, didanai oleh dua perusahaan modal venture Israel, Magma dan Vertex, dan sebuah perusahaan venture awal Bluerun Ventures. Waze Mobile kemudian diakuisisi pada tahun 2013 oleh Google. Waze memenangkan penghargaan Best Overall App di Kongres Dunia Mobile 2013, mengalahkan Dropbox, Flipboard dan lain-lain.

Saat ini hanya 13 negara yang memiliki peta dasar penuh, yang lain tidak terpetakan secara lengkap. Pada tahun 2013 Waze memiliki peta dasar yang lengkap untuk Amerika Serikat, Filipina, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Belgia, Israel (diklaim sebagai peta terbaik untuk negara tersebut), Afrika Selatan, Kolombia, Ekuador, Cile dan Panama, namun perusahaan tersebut memiliki rencana untuk melengkapi peta untuk negara lain di Eropa dan Asia. Baca juga Pilih Mana: Google Maps atau Apple Maps?

Apa itu Google Maps?

Google Maps merupakan layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Satelit ini menawarkan citra satelit, peta jalan, 360° panorama jalan-jalan (Street View), kondisi lalu lintas real-time (Google Traffic), dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil, sepeda (dalam versi beta), atau transportasi umum.

Google Maps dimulai sebagai program desktop C++ yang dirancang oleh Lars dan Jens Eilstrup Rasmussen di Where 2 Technologies. Pada bulan Oktober 2004, perusahaan diakuisisi oleh Google, yang mengubahnya menjadi aplikasi web. Setelah di akuisisi dari perusahaan visualisasi data geospasial dan penganalisis lalu lintas realtime, Google Maps diluncurkan pada bulan Februari 2005. Ujung depan layanan menggunakan JavaScript, XML, dan Ajax. Google Maps menawarkan API yang memungkinkan peta disematkan di situs web pihak ketiga, dan menawarkan pencari lokasi bisnis perkotaan dan organisasi lainnya di banyak negara di seluruh dunia. Google Map Maker memungkinkan pengguna untuk secara kolaboratif memperluas dan memperbarui pemetaan layanan di seluruh dunia namun dihentikan dari bulan Maret 2017. Namun, kontribusi crowdsourced ke Google Maps tidak dihentikan karena perusahaan mengumumkan fitur tersebut akan ditransfer ke program Pemandu Lokal Google.

Tampilan satelit Google Maps adalah tampilan “top-down” atau “bird eye”. Sebagian besar citra beresolusi tinggi di kota adalah fotografi udara yang diambil dari pesawat terbang dengan kecepatan 800 sampai 1.500 kaki (240 sampai 460 m), sementara sebagian besar citra lainnya berasal dari satelit. Sebagian besar citra satelit yang tersedia tidak lebih dari tiga tahun dan diperbarui secara teratur. Google Maps menggunakan varian proyeksi Mercator yang dekat, dan karena itu tidak dapat secara akurat menampilkan area di sekitar kutub.

Perbandingan Waze dan Google Maps

1. Navigasi dan Tampilan Antarmuka
Dari semua aplikasi navigasi saat ini, Google Maps masih merupakan aplikasi yang paling ‘bersih’ dan profesional. Tampilan dalam Google Maps sangat minimalis dan sederhana, rute ini juga mudah diatur dan dinavigasi, dan cukup mudah digunakan untuk orang awam. Maka dari itu, kami lebih memilih Google Maps yang sangat tepat jika digunakan untuk mencari tempat baru yang belum diketahui.

Selain itu, penggunaan aplikasi pada perangkat Android lama juga masih cukup bagus, meski ada sedikit lag jika diakses menggunakan ponsel RAM 1 GB seperti Moto E dan Galaxy S3 Mini, namun hal itu tidak menimbulkan banyak masalah. Fitur lain yang menarik dari Google Map adalah fasilitas estimasi rute untuk pejalan kaki, bersepeda, dan transportasi umum.

Bukan seperti Google Maps yang diperuntukkan untuk digunakan semua orang, Waze hadir tanpa pengguna. Waze juga sepertinya membuang banyak fitur yang tidak perlu, artinya Waze memiliki layanan yang lebih khusus dari segi performa pemakaian. Kalau kita menggunakan Waze, maka akan bisa memasukkan jenis kendaraan yang kita gunakan, tipe bahan bakar, pilihan untuk menghindari jalan tol atau sebaliknya, dan masih banyak lagi fitur spesial lainnya. Waze yang juga berupa aplikasi navigasi, namun kami tidak akan menemukan fitur prediksi rute untuk pejalan kaki, bersepeda, atau transportasi umum seperti di Google Maps.

Lihat juga:  Pilih Mana: Traveloka atau Agoda?

2. Rute, Alert, dan Pembaharuan
Salah satu kelebihan yang membuat Waze tetap eksis adalah fitur laporan lalu lintas real-time dan update route. Setiap pengguna bisa mengirimkan laporan langsung tentang kecelakaan, zona konstruksi, perbaikan jalan, dan lainnya. Dan berdasarkan informasi itu, Waze akan secara otomatis memperbarui rute tersebut untuk kita menghindarinya. Seru kan?

Update Waze juga lebih real-time daripada Google Maps, karena Waze menggunakan banyak data pengiriman, sementara Google Maps hanya mengotomatisasi berdasarkan data yang dikirim pengguna Google Maps, dan akan mengalami penundaan data yang mungkin dikumpulkan Google.

Google Maps juga tidak sering merutekan ulang dan akan menampilkan peringatan jika kondisi lalu lintas berubah saat terjadi sesuatu, seperti kemacetan lalu lintas. Peringatan juga tidak akan langsung mengubah rute asli dan kita bisa membatalkan pemberitahuan.

3. Kenyamanan dan Fitur Khusus
Ada fitur unik dari Google Maps yaitu pengguna dapat menambahkan satu atau beberapa ‘pit stop’ antara lokasi Anda saat ini dan tujuan akhir Anda. Selain itu, Anda juga dapat merencanakan perjalanan sebelumnya menggunakan fitur ‘Depart by’ dan ‘Arrive at’ dari aplikasi. Kedua fitur itu bagus untuk perjalanan panjang dan rumit.

Fitur unik lainnya dari Google Maps yaitu bisa mengubah tampilan, menavigasi bangunan, hinga mengirim rute dari PC ke perangkat telepon. Waze ternyata juga menawarkan lebih dari itu, termasuk fitur kontroversial untuk menghindari razia polisi. Pengguna bisa melaporkan lokasi kepolisian, dan membuat pengguna Waze lainnya akan terhindar dari lokasi tersebut. Pengguna juga dapat melaporkan lokasi kamera atau CCTV di berbagai tempat.

Fitur lain yang berguna adalah Planned Drives, yang memberitahu kita kapan harus berangkat untuk sampai ke tempat tujuan pada waktu tertentu. Kemudian fitur penting lainnya termasuk integrasi dengan Spotify, peringatan kecepatan saat mengemudi terlalu cepat, rekomendasi untuk tempat parkir, dan pompa bensin.

4. Fitur Bisnis Lokal dan Sosial
Inilah salah satu keunggulan Waze yang jauh lebih unggul dari Google Maps, yakni fitur sosial. Karena sebagian besar data Waze berasal dari Crow-Sourced, tak heran bila setiap pengguna bisa menyapa dan bekerja sama satu sama lain, misalnya jika kita melihat Wazer lain di peta sekitar kita, maka kita bisa mengirimkannya pesan teks atau obrolan.

Kita juga bisa menambahkan teman, berbagi lokasi dan perkiraan waktu kedatangan saat menuju ke tujuan yang sama. Selain itu daftar teman juga bisa diimpor via Facebook atau kontak lainnya. Kita juga bisa menggunakan ‘Invisible Mode’ agar tampil offline.

Perbedaan paling mencolok antara Waze dan Google Maps ialah Google Maps tidak memiliki fitur sosial. Tidak bisa digunakan untuk chatting, tidak ada teman, tidak ada scoreboards, dan lainnya. Namun, Google juga memiliki fitur yang tidak dimiliki Waze, yaitu cukup informasi bisnis lokal. Hasil pencarian Google Maps mengenai bisnis lokal lebih akurat dan komprehensif, sehingga kita akan mendapatkan informasi lengkap seperti penilaian, ulasan, jam operasi, informasi kontak, foto, cara memesan meja dan tempat, dan sebagainya.

Pilih Mana: Waze atau Google Maps?

WazeGoogle Maps
- Memiliki layanan yang lebih khusus dari segi performa pemakaian seperti jenis kendaraan, tipe bahan bakar, dan sebagainya- Aplikasi minimalis, sederhana, rute yang mudah diatur dan dinavigasi, sehingga sangat membantu baru pengguna awam
- Waze selalu update laporan lalu lintas real-time dan route- Google Maps mengotomatisasi berdasarkan data yang dikirim pengguna Google Maps
- Dengan fitur yang terhubung ke social media membuat para pengguna dapat saling menyapa dan bertanya satu sama lain mengenai kondisi lalu lintas- Meskipun tidak memiliki fitur social media, Google maps memberikan kenyamanan dalam berkendara bagi pengguna tanpa harus terganggu aktivitas social media

Kesimpulan

Itulah beberapa perbandingan antara Waze dan Google Maps yang bisa Anda pertimbangkan. Jadi menurut kalian, manakah yang paling bagus? Perlu diketahui, kedua aplikasi ini memiliki fitur yang hampir sama, walaupun ada beberapa fitur yang dimiliki dan tidak dimiliki antar keduanya. Setiap fitur tersebut bisa Anda jadikan patokan dan selera masing-masing.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Waze vs Google Maps

VS

Leave a Reply