FashionFashionLifestyle

Pilih Mana: Zara atau H&M?

Bagi Anda para pencinta fashion yang selalu mengikuti tren, membeli busana dengan merk fashion ternama memang menjadi salah satu hal yang wajib. Selain sebagai kebanggaan diri, menggunakan baju bermerk tentunya akan menambah kepercayaan diri di depan banyak orang. Sehingga, tak sedikit orang yang pergi ke mall hanya untuk membeli baju baru dengan kualitas terbaik.

Ada banyak merk fashion terkenal di dunia, namun kali ini kita akan membahas 2 merek populer yang menjadi idaman banyak orang, apalagi kalau bukan Zara dan H&M. Keduanya memang telah malang melintang di dunia fashion. Namun, apa perbedaan dari kedua brand ini? Mari kita bahas!

Zara

Zara mungkin sudah tak asing bagi para penggemar fashion di dunia. Merek ini termasuk dalam jajaran brand fashion yang populer di negeri ini yang menawarkan produk pakaian premium seperti yang dipakai oleh para model di catwalk. Baca Juga Pilih Mana: Uniqlo atau H&M?

Tak jarang Zara pelanggan Zara selalu ramai, terutama gerai-gerainya yang ada di dalam mall. Dan tentunya hal ini berpengaruh dengan quality control dan fashion update yang selalu dilakukan oleh Zara.

Zara sendiri adalah perusahaan yang didirikan di Galicia Spanyol pada 1975, kurang lebih 45 tahun yang lalu. Terciptanya Zara tak lepas dari ide Amancio Ortega dan Rosalia Mera, yang pada awalnya, Zara diberi nama Zorba.

Nama itu diambil karena terinspirasi film Zorba the Greek. Karena ada satu bar dengan nama yang sama dan letaknya berdekatan, Amancio kemudian merubah nama tokonya menjadi Zara.

Kemudian Zara melakukan ekspansi ke berbagai negara pada tahun 1985, dan akhirnya mulai masuk ke pasar Indonesia hingga saat ini. Semenjak itulah, Zara mulai menjadi salah satu toko terbaik untuk berbelanja fashion di seluruh dunia.

Kelebihan Zara

1. Selalu Up-to-Date Trend
Zara menganalisis setiap mode pakaian dengan menggunakan teknologi serta ide dari beberapa desainer terkenal. Gabungan dari kedua unsur tersebut menciptakan model pakaian yang selalu up-to-date.

Hampir setiap dua minggu, pasti akan ada model pakaian yang baru. Proses produksi yang fleksibel ini memungkinkan Zara untuk memproduksi pakaian-pakaian secara cepat sesuai dengan permintaan pasar di musim/waktu yang berbeda.

2. Bahan-bahan Berkualitas
Ada harga ada rupa, konsep inilah yang digunakan oleh Zara. Berbagai macam produk yang dibuat hadir dengan harga yang relatif terjangkau, setidaknya dapat digunakan oleh berbagai kalangan.

Material yang digunakan pun merupakan material yang baik dan berkualias tinggi. Harga yang ditawarkan juga bukan dari orang sembarangan, melainkan hasil dari buah tangan desainer terkenal yang berkolaborasi dengan Zara.

3. Supply Chain yang Baik
Supply barang yang dilakukan oleh Zara sudah sangat baik. Mereka memproduksi produk-produknya di beberapa negara seperti Portugal, Spanyol, Maroko hingga Turki.

4. Diskon Hingga 70%
Siapa yang tak suka diskon? Untuk bisa menarik arus pelanggan yang lebih banyak lagi, Zara juga seringkali memberikan diskon kepada pelanggannya. Diskon yang diberikan pun tak main-main, bahkan bisa mencapai 70%. Sebagai catatan, diskon tambahan juga dilakukan pada pertengahan dan pergantian tahun.

5. Online Shopping yang Mudah
Untuk bisa menggunakan produk Zara, Anda tidak perlu datang langsung ke toko untuk membeli pakaian, karena Zara telah menyediakan Online Shopping. Anda dapat dengan bebas melihat-lihat pakaian atau produk lainnya yang sedang dijual dengan cara mengakses situs resminya www.zara.com/id/

Kekurangan Zara

1. Customer Service Kurang Beretika
Salah satu faktor yang dianggap fatal dari brand Zara adalah customer service. Tentu hal ini berbeda di tiap gerainya, karena Zara sendiri memiliki banyak toko yang tersebar di seluruh dunia.

Adapun keluhan dari beberapa pelanggan ialah etika yang kurang baik dari para staff dan manager saat mereka menghadapi masalah. Banyaknya keluhan ini menandakan bahwa banyak gerai Zara yang masih perlu edukasi pegawai dalam hal etika dan kesopanan.

2. Pengiriman yang Bermasalah
Kecepatan barang yang di antar tepat waktu adalah sesuatu yang diharapkan oleh pelanggan. Sayangnya, tidak semua toko dapat melakukannya dengan baik. Beberapa mengeluhkan barang yang dibeli terlambat sampai ke rumah.

3. Kebijakan Retur yang Aneh
Beberapa pelanggan menilai kebijakan retur yang mereka rasakan cukup aneh. Pasalnya, kebijakan retur menyatakan barang yang dibeli bisa dikembalikan dalam kurun waktu 30 hari saja. Di luar itu, mereka tidak akan mau untuk memberikan refund.

Pengalaman yang kurang baik dirasakan oleh salah satu pembeli yaitu, barang yang dibelinya tidak kunjung diantar ke rumah saat mendekati 30 hari.

H&M

Berbicara soal industri fashion, H&M tentu sudah populer di seluruh dunia. Bagaimana tidak, brand ini menjual berbagai produk fashion untuk semua umur yaitu wanita, pria, remaja hingga anak–anak berkualitas.

Lihat juga:  Pilih Mana: Kacamata Oakley atau RayBan?

Di Indonesia, outlet H&M telah tersebar di kota – kota besar di Indonesia termasuk Bali, Jakarta, Surabaya, Palembang, Medan hingga Batam. Sedangkan untuk skala Internasional, brand ini memiliki jumlah outlet mencapai 4.500 lebih outlet yang tersebar di berbagai Negara.

H&M adalah merek perusahaan asal Swedia yang dibangun sejak 1947. Awalnya, Erling Persson membuka sebuah toko fashion khusus wanita yang dinamakan Hennes yang berlokasi di Västerås, Swedia setelah ia kembali dari Amerika Serikat. Dan kini, siapa sangka toko tersebut terkenal sebagai brand fashion terbesar di dunia karena keberhasilannya membangun bisnis fashion dalam skala Internasional.

Saking kuatnya, H&M dipandang sebagai merek elit dengan konsep minimalis namun tetap mewah yang dibuka hanya pada pusat perbelanjaan tertentu. H&M memberikan kesan percaya diri dan meningkatkan self – esteem pemakainya, membuat mereka merasa bangga saat memakai produk H&M.

Kelebihan H&M

1. Kualitas nomor 1
Berkecimpung sejak tahun 1947, membuat H&M selalu mengedepankan kualitas dari barang yang diproduksi. Selain itu, H&M hingga kini tetap menjaga kualitas dari sisi stylenya. Dua hal inilah yang membuat H&M memiliki pelanggan loyal yang selalu menantikan produk terbaru keluaran H&M ini.

2. Variasi produk yang beragam
H&M menjual berbagai varian produk. Mulai dari atasan, bawahan, sepatu hingga tas. Tak hanya itu, semuanya disediakan untuk laki – laki, perempuan hingga anak – anak di berbagai model dan tema fashion mulai dari T-shirt, Jumpsuit, celana, rok, kemeja dan lain-lain.

3. Dikenal Sebagai Brand Eksklusif
Karena konsisten menjaga kualitasnya, H&M dikenal sebagai brand eksklusif meskipun tidak dikategorikan sebagai brand luxury di dunia. Meskipun demikian, H&M pernah meraih penghargaan sebagai Best Global Brand mengalahkan brand – brand luxury seperti Gucci, Burberry, dan Hermes.

Selain itu, H&M juga merupakan salah satu brand fashion yang dikenakan oleh model – model ternama diatas catwalk yang menjadikannya begitu ekslusif bagi pelanggannya.

4. Dapat dibeli di toko online di marketplace
H&M juga menyediakan layanan pembelian online di berbagai marketplace di Indonesia untuk menjangkau konsumen lebih banyak lagi. Produk H&M dapat Anda temui Shopee, tokopedia dan berbagai marketplace lainnya. Pembelian juga dapat dilakukan di website resmi H&M di www.id.hm.com

5. Adanya sistem Fast Fashion
Bagi Anda yang belum tahu, fast fashion ini merupakan sistem penjualan koleksi busana dengan harga yang lebih murah mengikuti tren pasar dan diproduksi dalam waktu lebih singkat dan harga lebih murah kepada konsumen.

6. Desain yang elegan
H&M memang selalu menawarkan desain yang elegan dan minimalis di beberapa model produknya. Selain itu, H&M mengeluarkan semua jenis produk yang bisa di pakai oleh berbagai golongan usia, ras, dan bentuk badan, hingga jenis fasion unisex atau salah satu jenis fashion netral yang bisa dipakai laki – laki maupun perempuan.

Kekurangan H&M

1. Bahan Untuk Pakaian Dalam Terbuat Dari Sintesis
Produk H&M tentu berkualitas. Namun ternyata tidak untuk produk pakaian dalamnya. Jika diperhatikan, material yang dipakai untuk membuat pakaian dalam untuk brand H&M ini sebagian besar terbuat dari sintesis, padahal pakaian dalam seharusnya lebih baik di buat dari katun. Hal tersebut nampaknya kurang baik bagi kesehatan kulit.

2. Beberapa Produk Dijual Cukup Mahal
Dari segi harga beberapa produk H&M masih terbilang cukup mahal bagi sebagian orang. Untuk berbelanja di H&M sendiri, harga per item yang harus dipersiapkan adalah mulai dari 150 ribuan hingga 500 ribuan.

3. Outletnya Belum Tersebar di Semua Daerah
Karena merupakan brand eksklusif, outlet H&M hanya dapat ditemui di beberapa kota besar saja di Indonesia. Sehingga bagi masyarakat daerah, untuk mendapatkan salah satu produk ini tidak lah mudah. Namun jangan khawatir, Anda tetap dapat berbelanja online untuk mendapatkan produk H&M.

Pilih Mana: Zara atau H&M?

Kesimpulan

Demikian artikel mengenai Zara dan H&M yang telah kita bahas di atas. Kedua brand ini memiliki ciri khasnya masing-masing, bagi Anda yang tertarik untuk membelinya, Anda dapat langsung ke tokonya atau melalui website dan marketplace yang telah kami berikan pada artikel di atas. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Zara atau H&M

VS